MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 08 September 2016 15:51
Terharu..!! Tolak Mengemis, Tetap Usaha Sembuhkan Tumor Istri
OTIMIS - Jumri, 36 , bersama istrinya Lilik Suryanti yang mengiodap penyakit tumor di rumah sederhana mereka.

PROKAL.CO, Jumri bekerja sebagai penjual sayur keliling. Walaupun tidak memiliki anggota tubuh lengkap ia masih  mampu menjajakan sayurnya dengan menggunakan motor. "Orang bingung kalau melihat, saya hanya punya satu tangan dan satu kaki tapi masih bisa menjalankan motor roda dua. Itulah tekat, semua bisa karena kemauan," katanya kepada Radar Banjarmasin, saat berkunjung di rumahnya di Gang Inayah II, Cindai Alus, Martapura.

Di rumah beton tanpa plester, cat dan plafon tersebut, Jumri tinggal bersama istrinya Lilik Suryati dan ketiga anaknya yang masih kecil-kecil. "Anak saya empat, yang pertama sudah menikah. Sedangkan yang kedua dan ketiga masih sekolah SD, sementara yang bungsu masih TK," ungkap Jumri.

Demi menyekolahkan ketiga anaknya tersebut, setiap hari Jumri harus bekerja sejak subuh. Subuh hari,  dia membeli sayur-mayur ke Pasar Sekumpul, Martapura. Kemudian pada pagi hari hingga siang, sayur yang ia beli kembali dijualnya. "Saya jual di sekitaran Cindai Alus sini saja, karena dengan fisik begini saya tidak bisa terlalu jauh menjalankan kendaraan," ujarnya.

Ia mengatakan, dalam berjualan sayur-mayur, setiap harinya dia dapat meraup untung sebesar Rp50 ribu. Namun jika sepi pembeli, pendapatannya turun drastis dan sayur yang tak terjual terpaksa ia bawa pulang. "Kalau sudah dibawa pulang, sayur akan layu. Dan biasanya saya akan rugi karena sayur tidak bisa dijual lagi," katanya.

Meski begitu, Jumri mengaku tetap akan menjalani hidupnya sebagai penjual sayur. Sebab, dengan anggota tubuh tidak lengkap tidak ada satu perusahaanpun yang menerimanya untuk bekerja. "Tubuh seperti ini Mas, siapa yang mau mengajak kerja. Jadi pintar-pintar saya saja bagaimana caranya agar dapat uang," ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, walaupun memiliki keterbatasan ia tak lantas mencari pekerjaan yang tidak halal. Jumri bertekat akan memberikan nafkah yang halal untuk keluarga kecilnya. "Selain berjualan sayur, saya juga bekerja sebagai kuli bangunan kalau ada orang yang membangun rumah di sini. Apapun akan saya lakukan asal halal," ujarnya.

Dengan kondisi tubuh yang tidak lengkap, Jumri mengaku seringkali diajak oleh orang tidak dikenal untuk mengemis. Namun ajakan tersebut ditolaknya dengan keras. "Sering ada orang mengajak saya mengemis, saya bilang ke mereka sesakit apapun kehidupan saya. Saya tidak akan mengemis," katanya.

Ia sadar kehidupannya saat ini memang jauh dari cukup. Cita-cita kecilnya ingin menjadi pengusaha ternyata tidak terkabul, hingga saat ini ia bersama istri dan anaknya hanya bisa menyulitkan orangtua. "Rumah yang kami tinggali ini milik orangtua, kami hanya menumpang," tuturnya.

Beban hidupnya kini bertambah berat, saat istrinya mulai sakit-sakitan. Bahkan sekarang istrinya Lilik Suryati divonis mengidap penyakit tumor di lehernya. "Sekarang tumornya sudah membesar dan perlu dioperasi. Sementara kami tidak punya uang untuk biayanya," keluh Jumri.

Lilik Suryati mengatakan, sebelum divonis mengidap tumor. Ia sebelumnya memiliki penyakit usus buntu dan sudah menghabiskan biaya besar untuk operasi. "Baru enam bulan lalu saya operasi usus buntu, ini disuruh operasi tumor lagi," katanya dengan mata berkaca-kaca.

Meski banyak cobaan yang mereka hadapi, Lilik mengaku tetap bersyukur. Sebab, ia yakin masih banyak orang di dunia ini yang memiliki hidup lebih menderita dibandingkan kehidupan keluarganya. "Kami tetap bersyukur Mas, hidup seperti roda dan terus berputar. Kami yakin suatu saat akan sukses," pungkasnya. (ris/by/ran)


BACA JUGA

Rabu, 13 November 2019 11:34

7 Pedagang Miras Digebrak, 748 Botol Bir Disita

BANJARMASIN - Satpol PP Banjarmasin merazia sembilan tempat yang menjual…

Rabu, 13 November 2019 11:24

Saat Hujan Deras, 17 Rumah Terbakar, 1 Tewas

BANJARMASIN - Saat hujan deras mengguyur Banjarmasin, si jago merah…

Rabu, 13 November 2019 10:58

Kasus Tenggelamnya Bocah di Tirta Kencana Pelaihari, Aparat Usut Dugaan Kelalaian

PELAIHARI – Aparat masih belum menentukan tersangka, atas insiden tewasnya…

Rabu, 13 November 2019 10:54

Jelang Magrib, Puting Beliung Terjang Cerbon

MARABAHAN - Bahaya angin puting beliung masih menghantui Kabupaten Batola.…

Selasa, 12 November 2019 11:31

Operasi Zebra Sudah Ditutup, Tapi Razia Bisa Kapan Saja, Banyak Pengendara yang panik

BANJARMASIN - Baru sepekan Operasi Zebra Intan 2019 ditutup, Satlantas…

Selasa, 12 November 2019 10:59

Motor Satpam Nyaris Raib, Pelaku Warga Pasuruan

BANJARMASIN - Yunus (25), warga Desa Kronto Rt 02 Rw…

Senin, 11 November 2019 11:15

Sudah 6 Bulan, Kasus Pencurian Sepeda Motor Belitung Darat Terungkap

BANJARMASIN - Enam bulan berlalu, kasus pencurian sepeda motor Jalan Belitung…

Senin, 11 November 2019 11:10

Di Tepi Siring, Mayat Mengapung

BANJARMASIN - Kemarin (10/11) sekitar jam 6 pagi, sesosok tubuh…

Senin, 11 November 2019 11:03

Buruh Angkut Tanah Tersengat Listrik Saat Bekerja

AMUNTAI - Dua buruh pengangkut tanah di Desa Pimping, Kecamatan…

Senin, 11 November 2019 10:57

Sejumlah Titik Rawan Laka Diidentifikasi Polres Batola

MARABAHAN - Setelah berhasil memetakan daerah blackspot (daerah rawan laka)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*