MANAGED BY:
MINGGU
31 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 09 September 2016 14:53
Tiga Lokalisasi di Banjarbaru Disodorkan ke Kemensos

PROKAL.CO, BANJARBARU – Sungguh ironi memang, Kota Banjarbaru ternyata memiliki tiga lokalisasi. Satu diantaranya adalah dinyatakan tidak aktif lagi, namun dua lainnya masih terdapat transaksi birahi. Tiga lokalisasi itu adalah Pal 18, Batu Besi dan Pembatuan. Ketiganya pun kini diserahkan ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk ditutup.

Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani sendiri menyebutkan, sesuai hasil pendataannya, untuk di Pal 18 sendiri dinyatakan tidak lagi beroperasi karena di sana tidak lagi ditemukan pekerja seks komersial (PSK), yang menjajakan tubuhnya kepada lelaki hidung belang guna mencari penghidupan.

“Kami di Pal 18 hanya menemukan sembilan rumah, tidak menemukan orangnya (PSK),” kata Nadjmi ketika sosialisasi dan rapat penutupan lokalisasi di Aula Kantor Setdako Banjarbaru, belum lama tadi.

Sementara untuk Batu Besi dan Pembatuan, diungkapkan orang nomor satu di kota berjuluk kota pendidikan itu masih terdapat jual beli seks komersial. Parahnya, sesuai data yang didapatkan ada sebanyak 300 orang PSK di kedua lokalisasi.

“Di Pembatuan ada sebanyak 107 rumah dan Batu Besi 28 rumah. Dari kedua lokalisasi ini ada sebanyak 300 orang, yang sebelumnya sempat bertambah karena habis lebaran kemarin mereka pulang ke kampung halaman,” imbuhnya.

Dari semua hasil pendataan tersebut, ternyata sampai Juni 2015 adanya tiga lokalisasi itu menyumbang sebanyak enam orang warga Banjarbaru yang tertular virus HIV/Aids.

Bahkan, sesuai data Komisi Penanggulangan Aids (KPA) yang didapatkannya, awalnya ada sebanyak 159 orang penderita HIV/AIDS di Banjarbaru. Namun jumlah tersebut berkurang sebanyak 30 orang meninggal dunia dan 50 orang pindah ke tempat lain. Sisanya masih sebanyak 79 orang masih berkeliaran.

Selain HIV/AIDS, hasil pemeriksaan kesehatan pada Maret 2016 lalu, dari 236 orang PSK yang hadir, ternyata terdapat 57 orang positif menderita sakit gonore (GO) dan bakteri pada kemaluannya.

Dengan data tersebut, Nadjimi memanfaatkannya sebagai penunjang program penutupan lokalisasi yang dilakukan Pemko Banjarbaru terhadap tiga lokalisasi, untuk kiranya mendapatkan bantuan dari Kemensos.

Kebetulan, apa yang dipaparkan walikota langsung didengar perwakilan Kemensos, Sonny W Manalu. Dengan informasi tersebut, dia siap membantu Pemko Banjarbaru untuk menutup tiga lokalisasi. “Kami akan bantu penutupan lokalisasi, meski tidak bisa menutup perilaku prostitusinya. Karena lokalisasi itu tempatnya, sedangkan prostitusi perbuatannya. Yang penting pemerintah tempatnya dulu kita berantas,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, program penutupan lokalisasi itu pun sedang digalakkan Kemensos dalam beberapa tahun terakhir. Sehingga dipastikan keinginan walikota akan terwujud.(ibn)   


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers