MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 15 September 2016 08:07
Berita HSU
Raja Zenith Amuntai Hanya Dituntut Satu Tahun
TERSANGKA - H Supihan Sauri atau H Tinghui saat diamankan dengan barang bukti dextro dan zenith di Polres HSU.

PROKAL.CO, AMUNTAI - Setelah menjalani proses persidangan panjang H Supihan Sauri Alias H Tinghui, merupakan terdakwa dalam kasus kepemilikan Zenith dan Dextro Plus Jamu Larang Edar, Rabu (14/9), menjalani sidang pembacaan tuntuntan oleh Jaksa Penuntut Umum atau JPU yang berlangsung di Pengadilan Negeri Amuntai.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Bawono SH, dan anggota Jamser Simanjuntak, serta M Zudhaq, mendengar pembacaan tuntuntan oleh jaksa. Sidang yang memasuki sidang ke 17 kali itu, menuntut H Tinghui dengan satu tahun penjara, denda Rp 10 juta dengan subsider 6 bulan.

JPU dari Pengadilan Negeri Amuntai Sigit Prabawa Nugraha, mengatakan usai persidangan, melakukan penuntutan ke terdakwa, sudah melalui proses dan diskusi secara berjenjang sesuai dengan fakta-fakta yang tertungkap dalam persidangan.

"Dakwaan sesuai dengan Undang undang Kesehatan RI Nomor 36 Tahun 2009. Terdakwa diketahui melanggar Pasal 197 yang berbunyi setiap orang sengaja memproduksi/ mengedarkan sediaan farmasi atau alat kesehatan tidak memiliki izin edar, terancam pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar," sampai Sigit pada Radar Banjarmasin.

Mengapa tuntutan hanya satu tahun, sebab selama proses pesidangan terdakwa diuntungkan oleh keterangan saksi yang telah melalui proses sumpah.

"Persidang terungkap fakta bahwa temuan Zenith yang berada di apotek terdakwa hanya 100 butir. Sementara ribuan butir yang berada diluar apotek terdakwa merupakan barang milik Deny dan Erik pemasok barang dari Jakarta dan Jawa Tengah yang saat ini menjadi DPO dalam kasus obat daftar 'G'," lengkapnya.

Saksi yang meringankan Tinghui pada sidang tanggal 9 Agustus 2016 lalu, mengadirkan saksi, satu Anwar Ketua Yayasan Safie Maarif Amuntai, Rahmadi pegawai apotek kerja sejak tahun 2010 dan Fahmi Arif 2008.

Dimana pada keterangan saksi si pegawai, bahwa terdakwa tak ingin lagi menjual obat tersebut. Sebut saksi dalam sidang, bos (terdakwa, red), meminta barang tersebut tidak dijual dan dikembalikan saja.

Sementara dextro seratus butir yang dibeli dari toko terdakwa, dijual tanpa sepengetahuan pemilik.

"Habibi dalam pengakuan di sidang baru sekali beli di toko yang bersangkutan. Pengakuan saksi dibenarkan oleh si penjual Noor Ilham yang merupakan pegawai apotek," paparnya.

Jika tuntuntan lebih ringan, maka JPU siap banding ke Majelis Hakim. Jadi ini masih tuntutan vonis bisa lebih atau kurang tergantung penilaian majelis dalam proses sidang tersebut. (mar/ema)

 


BACA JUGA

Rabu, 13 November 2019 11:34

7 Pedagang Miras Digebrak, 748 Botol Bir Disita

BANJARMASIN - Satpol PP Banjarmasin merazia sembilan tempat yang menjual…

Rabu, 13 November 2019 11:24

Saat Hujan Deras, 17 Rumah Terbakar, 1 Tewas

BANJARMASIN - Saat hujan deras mengguyur Banjarmasin, si jago merah…

Rabu, 13 November 2019 10:58

Kasus Tenggelamnya Bocah di Tirta Kencana Pelaihari, Aparat Usut Dugaan Kelalaian

PELAIHARI – Aparat masih belum menentukan tersangka, atas insiden tewasnya…

Rabu, 13 November 2019 10:54

Jelang Magrib, Puting Beliung Terjang Cerbon

MARABAHAN - Bahaya angin puting beliung masih menghantui Kabupaten Batola.…

Selasa, 12 November 2019 11:31

Operasi Zebra Sudah Ditutup, Tapi Razia Bisa Kapan Saja, Banyak Pengendara yang panik

BANJARMASIN - Baru sepekan Operasi Zebra Intan 2019 ditutup, Satlantas…

Selasa, 12 November 2019 10:59

Motor Satpam Nyaris Raib, Pelaku Warga Pasuruan

BANJARMASIN - Yunus (25), warga Desa Kronto Rt 02 Rw…

Senin, 11 November 2019 11:15

Sudah 6 Bulan, Kasus Pencurian Sepeda Motor Belitung Darat Terungkap

BANJARMASIN - Enam bulan berlalu, kasus pencurian sepeda motor Jalan Belitung…

Senin, 11 November 2019 11:10

Di Tepi Siring, Mayat Mengapung

BANJARMASIN - Kemarin (10/11) sekitar jam 6 pagi, sesosok tubuh…

Senin, 11 November 2019 11:03

Buruh Angkut Tanah Tersengat Listrik Saat Bekerja

AMUNTAI - Dua buruh pengangkut tanah di Desa Pimping, Kecamatan…

Senin, 11 November 2019 10:57

Sejumlah Titik Rawan Laka Diidentifikasi Polres Batola

MARABAHAN - Setelah berhasil memetakan daerah blackspot (daerah rawan laka)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*