MANAGED BY:
SELASA
14 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 01 Oktober 2016 11:42
Wahh.. Sebanyak 8.500 Guru Daerah Dipindahkan ke Provinsi
GRAFIS

PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Dari tujuh urusan pemerintah kabupaten dan kota yang resmi dialihkan ke pemerintah provinsi, salah satunya adalah pengelolaan pendidikan menengah. Aset dan seluruh guru SMA/SMK dan SLB akan beralih di bawah binaan Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel.

Dengan begitu, status guru yang sebelumnya ASN daerah bakal berubah menjadi ASN provinsi. Dengan kenaikan status tersebut, banyak guru berharap tunjangan mereka juga akan dinaikkan. Namun harapan itu masih sebatas harapan, karena hingga saat ini pemerintah provinsi belum dapat memastikan apakah tunjangan guru akan dinaikkan.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan, penentuan tunjangan guru akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. "Nanti secara teknis akan kita telaah terlebih dahulu sesuai dengan kemampuan daerah," katanya.

Menurutnya, yang terpenting adalah fokus pada pelaksanaan peralihan wewenang dari pemerintah daerah ke provinsi. "Yang berkaitan dengan tunjangan guru dan teknis lainnya nanti dulu disesuaikan dengan keuangan daerah," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani. Ia mengaku belum mengetahui apakah tunjangan guru yang akan beralih ke provinsi bakal naik atau tidak. "Mungkin kalau mau menaikkan tunjangan dengan kondisi keuangan seperti ini akan sulit," katanya.

Namun, menurutnya dengan ditariknya guru SMA/SMK dan SLB ke provinsi berdampak positif kepada keuangan Kota Banjarbaru. "Beban kita untuk pembiayaan hal-hal yang berkaitan dengan SMA/SMK dan SLB akan berkurang," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banjar Gusti Ruspan Noor juga mengakui bahwa tunjangan guru akan sulit dilakukan. "Mungkin tunjangan akan tetap disamakan saat guru menerima tunjangan dari daerah," katanya.

Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel sendiri sudah mengantongi data final jumlah guru SMA, SMK dan SLB yang diserahkan dari kabupaten dan kota. Total ada 8 ribu guru yang kini menjadi tanggung jawab provinsi.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel Dr Ngadimun menjelaskan, jumlah guru berstatus ASN yang diserahkan ke provinsi mencapai 5.565 orang, sedangkan guru non ASN sebanyak 3.314 orang. Dari jumlah tersebut, ada 556 guru ASN yang masih bermasalah dalam pendataan. Permasalahan yang dimaksud karena yang bersangkutan belum bisa memasukan data ke Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian milik BKN.

“Permasalahan terjadi karena beberapa hal, misalnya ada guru PNS yang jadi kepala sekolah swasta, ada yang jadi guru di sekolah swasta dan lainnya, dan itu menunya belum ada di aplikasi BKN,” jelasnya. Sementara itu, mendapat tanggung jawab mengelola ribuan guru menuntut terjadinya perubahan struktur organisasi dan tata kerja di Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel maupun dinas pendidikan kabupaten dan kota.

Khusus di tingkat provinsi ada beberapa bidang yang dihilangkan, seperti Bidang Bina SMP, Bidang Bina SD, dan Bidang PAUDNI. Penggantinya ada bidang baru yaitu Bidang SMA, Bidang SMK, Bidang PKLK, dan Bidang Pembinaan Ketenagaan.

“Karena provinsi khusus menangani SMA, SMK dan PLB, jadi untuk SMP dan SD termasuk PAUD diserahkan ke kabupaten dan kota,” paparnya. Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel Dr H Amka menambahkan, untuk mempermudah pengawasan dan pembinaan, ke depan akan dibentuk UPT. UPT ini berfungsi sebagai ruang koordinasi dan pembinaan bagi para guru. (ris/tas)

 

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 13 Juli 2020 15:54
SMK PP Negeri Banjarbaru

SMK-PP N Banjarbaru Gelar MPLS 2020, Secara Daring

Banjarbaru - Pengumuman pendaftar calon siswa baru SMK-PP Negeri Banjarbaru…

Senin, 13 Juli 2020 15:30

Tak Sempat Selamatkan Isi Rumah, Banjir Rendam Pelaihari dan Satui

PELAIHARI - Nurhimat terkaget-kaget melihat air masuk dengan cepat dan…

Senin, 13 Juli 2020 15:28

Jumlah TPS Membengkak, Pemilih di Daerah Rawan Covid Tetap Didata

BANJARMASIN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel menambah tempat pemungutan…

Senin, 13 Juli 2020 15:22

Hari Ini, Darul Hijrah Putra Dibuka

MARTAPURA - Setelah beberapa bulan melaksanakan pembelajaran di rumah secara…

Senin, 13 Juli 2020 11:16
BREAKING NEWS

Setelah Berbulan-bulan #DiRumahAja, Hari ini Siswa di Barabai kembali Masuk Sekolah

BARABAI - Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menjadi satu-satunya daerah…

Senin, 13 Juli 2020 10:48

Di Banjarmasin, Sudah 4 Dokter dan 2 Perawat Wafat

BANJARMASIN - Kabar duka kembali datang. Pekan tadi, seorang tenaga…

Senin, 13 Juli 2020 10:20

Dana Stimulus Ekonomi untuk Padat Karya, Pencairan Perlu Proposal LPM

BANJARBARU - Pemko Banjarbaru bakal menggelontorkan dana sekiranya Rp10 Miliar…

Senin, 13 Juli 2020 09:39
Pemko Banjarbaru

Buka Layanan Public Safety Center

BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, beserta Wakil…

Senin, 13 Juli 2020 09:37
PARLEMENTARIA

Susun Pola Pembelajaran yang Efektif di Masa Pandemi

BANJARBARU - Komisi 1 DPRD Banjarbaru menaruh atensi khusus dalam…

Senin, 13 Juli 2020 09:35
Pemkab Tanah Bumbu

Wabup Serahkan 64 Paket Bantuan

BATULICIN - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers