MANAGED BY:
MINGGU
08 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Senin, 03 Oktober 2016 15:40
Aturan Baru, Pengembang Dipaksa Bayar Tunggakan KPR Nasabah
Ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Usaha Pengembang di Kalsel mulai mengeluh. Mereka resah dengan aturan dari salah satu bank penyalur KPR terbesar di Banjarmasin. Bank ini seolah "memaksa" pengembang untuk membayar dan menalangi tunggakan-tunggakan kredit perumahan yang ada di lokasi perumahan milik pengembang.

Kebijakan ini dinilai sangat memberatkan dan aneh, karena persoalan kredit adalah persoalan antara konsumen dengan perbankan, bukan dengan pengembang.

Ketua DPP Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Ir Eddy Ganefo pun langsung turun tangan, karena masalah ini hanya ada di Kalsel, ia pun menilai kebijakan ini sudah menyalahi aturan yang ditetapkan oleh OJK.

"Harusnya persoalan kredit macet itu tanggungjawab perbankan, apalagi sebelum akad kredit perbankan juga melakukan analisis terhadap konsumen yang mengajukan kredit," ucapnya saat berada di Banjarmasin, kemarin.

Ditegaskan Eddy, kebijakan itu melanggar aturan perbankan dan tentunya memberatkan pengembang karena harus menanggung pembayaran tunggakan yang dilakukan oleh konsumen.

"Kebijakan ini bisa membuat pengembang gulung tikar, coba bisa dibayangkan kalau dalam satu lokasi perumahan ada sepuluh rumah yang menunggak, berapa juta sebulan pengembang harus membayar, padahal mereka tidak mendapatkan keuntungan yang besar saat menjual rumah," tegasnya.

Ia pun akan meneruskan persoalan ini ke OJK, karena kalau kebijakan ini terus dilakukan pengembang di Kalsel banyak yang bangkrut.

Salah satu pengembang yang tidak mau disebut namanya mengaku, kalau pengembang tidak menalangi pembayaran tunggakan kredit, maka akan dipersulit oleh perbankan. Sehingga dengan sangat terpaksa pengembang memberikan talangan untuk tunggakan kredit macet. Sementara itu, Kepala Cabang salah satu perbankan di Banjarmasin hingga berita ini diturunkan  belum bisa dikonfirmasi. (sya/al/ram)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.