MANAGED BY:
RABU
08 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Selasa, 04 Oktober 2016 15:13
Tax Amnesty Kalselteng Dapat Rp693 Miliar dari Target Rp750 Miliar
TAX AMNESTY - Peserta Wajib Pajak yang memanfaatkan pengampun pajak sedang antri di Kanwil Dirjen Pajak Kalselteng.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Jika dijelang berakhirnya pengampunan pajak (tax amnesty) periode I, 30 September tadi antrean wajib pajak (WP) yang memanfaatkan pengampunan pajak terbilang tinggi. Berbeda setelah dibukanya periode kedua dari 1 Oktober yang akan berakhir 31 Desember mendatang. Kursi-kursi tunggu tak banyak terisi seperi periode pertama lalu.

Salah seorang sekuriti yang tak mau identitasnya dikorankan mengatakan, antrean jauh berbeda ketika pekan terakhir periode I pengampunan pajak. Meski demikian, jika dibandingkan ketika awal program ini, jumlahnya terbilang tinggi. “Ada penurunan antrean. Ketika memasuki hari terakhir tahap pertama lalu, antrean sangat tinggi. Sekarang mencapai puluhan,” sebutnya.

Sementara, hingga akhir tahap I tax amnesty lalu, Kantor Wilayah DJP Kalimantan Selatan dan Tengah, “meraup” uang tebusan mencapai Rp693.277.574.289. Kepala Kanwil DJP Kalselteng, Imam Arifin mengatakan, dirinya berterimakasih kepada WP Kalselteng yang sangat antusias terhadap tak amnesty tahap pertama lalu.

Namun, capaian tax amnesty senilai Rp693 miliar tersebut di luar target yang diharapkan. Pasalnya, ketika hari terakhir tax amnesti lalu, Imam menarget hingga tutup pelayanan diharap mencapai Rp750 miliar. “Kami berterimakasih kepada warga Kalselteng yang begitu antusias menggunakan tax amnesty periode pertama lalu,” kata Imam.

Bagi WP yang belum sempat memanfaatkan periode pertama, pemerintah masih membuka program periode ke-2 yang akan berakhir 31 Desember mendatang. Namun, tarif yang diberlakukan tak lagi 2 persen, tetapi 3 persen bagi yang melakukan pengungkapan harta yang berada di dalam wilayah NKRI (deklarasi dalam negeri). Atau mengalihkan dan menginvestasikan harta di luar negeri ke dalam wilayah NKRI (repatriasi), serta tarif 6 % bagi Wajib Pajak yang melakukan pengungkapan harta yang berada di luar wilayah NKRI (deklarasi luar negeri). “Tarifnya sudah berbeda. Namun, masih tak tinggi,” urainya.

Kantor DJP Kalselteng sendiri untuk mendorong dan membantu WP membuka pelayanan tak hanya hari kerja Senin hingga Jumat. Namun, pelayanan dibuka pula di hari Sabtu dari pukul 08.00 Wita hingga pukul 14.00 Wita.

Jika Kanwil DJP Kalsel “meraup” tax amnesty mencapai Rp693 miliar. Kantor Pajak Pratama Banjarmasin berhasil mengumpulkan tax amnesty di periode pertama mencapai Rp405,8 miliar. “Capaian tersebut didapat dari 2.240 wajib pajak di seluruh Banjarmasin,” beber Kepala Kantor Pajak Pratama Banjarmasin, Junaidi. (mof/yn/ram)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers