MANAGED BY:
SABTU
19 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 17 Oktober 2016 15:35
Keren.. Santriwati Darul Hijrah Putri Ciptakan Pelumas Otomatis Motor

Dapatkan Ide dari Banyaknya Motor yang Putus Rantai

BERPRESTASI - Dua santriwati Darul Hijrah Putri, Nor Ihda Safitri dan Norkhalisah saat memasang karya ilmiah "Alat Pelumas Otomatis Pada Rantai Sepeda Motor

PROKAL.CO,

Anggapan bahwa santri atau santriwati pesantren hanya tahu ilmu agama perlu dikoreksi  lagi. Santriwati Pesantren Darul Hijrah Putri, Martapura sekarang bahkan ciptakan pelumas otomatis motor.

SUTRISNO, Cindai Alus

WAJAH Nor Ihda Safitri dan Norkhalisah terlihat sumringah, saat Radar Banjarmasin menemuinya di Ponpes tempat mereka menyantri yang terletak di Jalan Batung, Desa Cindai Alus, Martapura.

Mereka terlihat bahagia bukan tanpa alasan, baru-baru ini kedua siswi kelas IX di SMP Darul Hijrah Putri tersebut mendapatkan medali perak dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Karena berhasil meraih juara dua dalam Lomba Penelitian Siswa Nasional (LPSN).

Di perlombaan yang digelar pada tanggal 26 hingga 27 September di Jakarta tersebut, Ihda dan Nor nama sapaan kedua santriwati tersebut menampilkan karya ilmiah "Alat Pelumas Otomatis Pada Rantai Sepeda Motor". Melalui alat tersebut pemilik sepeda motor dapat melumasi rantai secara otomatis, hanya dengan menekan saklar yang sudah dipasang di dekat tombol klakson motor.

Nor ihda Safitri mengaku mendapatkan ide membuat karya ilmiah pelumas otomatis, karena mendengar banyak kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh putusnya rantai motor milik korban. "Rantai putus itu karena kering dan jarang dikasih pelumas. Dari situ kami berinisiatif membuat alat pelumas otomatis," katanya.

Ia menuturkan, setelah mendapatkan ide mereka masih membutukan waktu hingga satu bulan untuk memikirkan bahan apa saja yang digunakan. Serta bagaimana cara bekerjanya? "Setelah satu bulan, kami mendapatkan ide semua alat yang kami gunakan dari printer bekas. Yaitu selang dan dinamo motornya," ujarnya.

Usai menemukan ide alat dan cara kerjanya. Mereka masih membutuhkan waktu hingga empat bulan, untuk memastikan bahwa alat pelumas otomatis yang mereka buat dapat berjalan lancar. "Ada empat kali kegagalan selama empat bulan tersebut," ungkap santriwati lainnya Norkhalisah.

Ia sedikit menjelaskan cara bekerja alat pelumas otomatis yang sudah mereka ciptakan. Alat bekerja melalui tenaga aki motor, dari tenaga aki dinamo motor akan bekerja memompa oli ketika tombol saklar ditekan. Oli kemudian secara otomotis mengalir melalui selang kecil yang diletakkan tepat di atas rantai motor. "Oli pelumas yang mengalir kami berikan wadah khusus yang diletakkan di dalam jok," jelasnya.

Guru Pembimbing Karya Ilmiah Bakarudin mengaku bangga dengan temuan kedua santriwatinya tersebut.
 Sebab, Lomba penelitian siswa nasional (LPSN) merupakan program tahunan dari Kemendikbud untuk meningkatkan kemampuan pelajar indonesia dalam budaya meneliti. "Ini untuk umum, dari Kalsel hanya kita yang Ponpes. Sementara lainnya sekolah umum," katanya.

Ia mengungkapkan, LPSN diikuti oleh 102 finalis yang sudah melalui proses seleksi naskah karya ilmiah yang dikirim langsung ke Kemendikbud. "Kemendikbud menerima 820 naskah karya ilmiah, namun hanya 102 yang dipilih menjadi finalis," ungkapnya.

Lebih lanjut Bakarudin menuturkan, santriwati Darul Hijrah Putri sebenarnya sudah beberapa kali menembus perlombaan di level nasional. Salah satunya ialah kompetisi  young inventors award (NYIA) yang di selenggarakan oleh lembaga ilmu pengetahuan indonesia (LIPI). "Di kompetisi ini karya santriwati kita yaitu alarm infus sudah mulai dipatenkan," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Sekolah SMP Darul Hijrah Putri, M Anshari. Santriwati mereka sudah mendapatkan medali sejak tahun 2010 diberbagai kompetisi, saat itu mendapatkan perak. Kemudian di tahun 2012 dan 2014 meraih perunggu. Lalu terakhir di tahun 2016 ini meraih perak. "Di Darul Hijrah Putri memang ada ekstrakurikuler setiap hari Selasa, total ada 31 cabang karya ilmiah," ungkapnya.

Dengan adanya tambahan pengetahuan, diharapkan para santriwati yang lulus mendapatkan bekal cukup. Bukan hanya ilmu agama tapi juga ilmu ilmiah. "Jadi kalau lulus mereka tidak harus menjadi Ustadzah, tapi bisa juga menjadi dokter, guru atau ilmiah," pungkasnya. (ris/by/ran)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 19 Juni 2021 05:00

Kala Sepeda Mulai Tak Diminati Masyarakat; Harga Anjlok, Toko Sepeda Berharap PTM

Minat masyarakat bersepeda belakangan ini mulai turun. Kondisi ini membuat…

Sabtu, 12 Juni 2021 10:46

Di Balik Penantian Panjang Petahana: Ibnu Berlibur, Arifin Belajar Memasak

Ingar-bingar Pilkada sudah mereda. Pemenang pun sudah ada, tinggal dilantik.…

Jumat, 11 Juni 2021 13:34

Berburu Kue Tradisional Jepa Khas Suku Mandar di Kotabaru

Jepa jadi incaran wisatawan bila berkunjung ke Kabupaten Kotabaru. Makanan…

Kamis, 10 Juni 2021 16:33

Membawa Demokrasi ke Para Lansia, Jemput Bola ke Kampung-Kampung

Demokrasi bukan hanya masalah pemenang pilkada. Tetapi juga memastikan semua…

Rabu, 09 Juni 2021 15:49

Terima Jasa Jahit, Sebulan Raup Jutaan Rupiah, Begini Cara Mahasiswa Gunakan Waktu Kosong Kuliah Saat Pandemi

Selama pandemi Covid-19, aktivitas di kampus ditiadakan. Perkuliahan pun terpaksa…

Rabu, 09 Juni 2021 15:43

KPK The EndGame, Bukan Saatnya untuk Pesimis

The EndGame merekam kesaksian sejumlah pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)…

Sabtu, 05 Juni 2021 13:19

Job MC Sepi, Terpaksa Jual Rumah, Begini Nasib Para Pelaku Entertainment Banua di Tengah Pandemi

Pandemi Covid-19 yang menghantam Banua setahun terakhir sudah berdampak ke…

Jumat, 04 Juni 2021 14:33

Melihat Ujian SIM D Bagi Disabilitas di Polres Banjarbaru

Meski punya keterbatasan fisik, tidak menghalangi setiap orang untuk mendapatkan…

Jumat, 04 Juni 2021 10:33

"Tolong! Sakit, Sayang" Begini Pengakuan Pemutilasi di Banjarmasin

Seumur hidupnya, Harry Purwanto takkan bisa melupakan teriakan sang teman…

Kamis, 03 Juni 2021 07:18

Curhat Warga di Batas Kota: Mungkin Hanya Dikira Hutan

Sebagai peringatan kepada pengendara, di bagian jalan yang mengalami abrasi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers