MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Kamis, 03 November 2016 13:21
Muhammad Syamsuri, Calon Guru Favorit Radar Banjarmasin 2016

Jangan Suruh Kambing Berenang, Jangan Suruh Ikan Berlari

AKRAB - Muhammad Syamsuri bersama para siswanya.

Takdir menjadi seorang guru tak pernah terlintas di pikiran Muhammad Syamsuri. Ia tak pernah bercita-cita menjadi seorang guru. Bahkan semasa duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), Syamsuri tidak suka guru. Saat itu, ia termasuk siswa yang bandel.

----

Bahkan, Syamsuri sempat tidak naik kelas karena bandel. “Saya waktu sekolah nakal. Tapi alhamdulillah, berkat gagal naik kelas, saya seperti mendapat pencerahan bahwa suka atau tidak, kegagalan kita akan membuat orang-orang yang kita sayangi terluka, terutama orang tua,” ceritanya.

Tak ingin membuat orang tua bersedih dan ingin membuat bangga, Syamsuri memperbaiki prestasi sekolahnya. Dia selalu ranking satu.

“Dari kejadian tersebut, saya menjadi sadar bahwa peran guru menyadarkan siswa sangat penting. Karena mungkin saja jika saya tidak gagal naik kelas, saya saat ini jadi preman bukan guru,” katanya.

Dari pengalaman itulah, ia bertekad ingin menjadi guru agar nantinya bisa juga mengingatkan siswa bahwa hidup ini memikul kebahagiaan sekaligus kesedihan orang yang disayangi. Sehingga dalam menentukan arah hidup jangan semaunya sendiri.

Sebagai pengembangan profesi, Syamsuri sudah memiliki 27 artikel ilmiah populer berupa opini yang diterbitkan surat kabar serta dua buah buku pendidikan dengan judul Lebih Dekat dengan Guru Sains dan Menggugat Pendidikan.

Tahun 2014 ia meraih juara dua pada lomba forum ilmiah guru tingkat kabupaten. Tahun 2015 menjadi juara tiga olimpiade guru nasional tingkat kabupaten. Dan pada tahun 2015, ia bisa membawa nama sekolah ke tingkat nasional sebagai satu satunya wakil Kalimantan Selatan dalam lomba best practice bagi guru dan pengawas tingkat nasional.                       

Sebagai guru, mengajar bagi Syamsuri berarti membekali siswa dengan kecakapan dan keterampilan dalam hidup bermasyarakat. Sebagai guru mata pelajaran biologi, ia tidak pernah memaksa siswa yang tidak mampu memahami materi biologi untuk belajar mati-matian tentang biologi. Karena ia percaya bahwa ketidakmampuan siswa dalam satu pelajaran berarti kemampuan pada mata pelajaran lain.

Baginya, pemahaman siswa terhadap nilai konsep biologi jauh lebih penting daripada nilai biologi itu sendiri. Ia jauh lebih senang nilai biologi siswanya rendah tapi mereka tidak membakar lahan, tidak meracun ikan, tidak merokok. Daripada nilai biologinya tinggi tapi melanggar peraturan dan kebijakan yang membuat hutan gundul, tanah longsor, air tercemar limbah, dan segala macam kerusakan ekologi lainnya.

Dalam setiap pembelajaran yang ia lakukan, Syamsuri selalu mengaitkannya dengan fakta di lapangan. Ia berharap agar siswanya menjadi anak yang benar-benar siap hidup bermasyarakat.  

 “Intinya, saya tidak pernah akan menyuruh kambing untuk menyelam, dan ikan untuk berlari, biarlah kambing dengan rumputnya dan ikan dengan airnya. Meskipun begitu saya juga harus memberitahu bagaimana rumput yang baik bagi kambing dan air yang baik bagi ikan,” ujarnya.                    

Setiap harinya ia harus menempuh jarak 120 kilometer pulang pergi Batu Ampar - Kintap dan Kintap ke Batu Ampar. “Saya tinggal di Batu Ampar bersama istri. Mau tidak mau saya harus pulang pergi. Bukan jarak yang dekat, tapi kewajiban harus tetap dilaksanakan,” katanya.

Diceritakannya, awalnya Syamsuri ditugaskan di SMPN 4 Kintap. Kemudian dimutasi karena dampak peraturan bersama lima menteri. Ia akhirnya ditempatkan di SMAN 2 Kintap pada bulan September 2013. Di awal penempatannya, ia diamanahi tugas sebagai Wakasek Kesiswaan.

“Bukan tugas yang mudah. Mengingat sekolah kami adalah sekolah SMA paling ujung berbatasan dengan Kabupaten Tanah Bumbu. Karena saya punya pengalaman sebagai purna paskibraka kabupaten, maka prioritas awal saya waktu itu adalah meloloskan siswa saya dalam paskibraka kabupaten. Syukurnya satu siswa lolos untuk pertama kalinya sebagai paskibraka Kabupaten Tanah Laut tahun 2014,” ceritanya.

Ditambahkannya, setiap tahunnya ia berhasil membawa perwakilan SMAN 2 Kintap untuk menjadi perwakilan paskibraka tingkat kabupaten. Begitu pula untuk lomba gerakjalan. “Ada sih yang nyeletuk mungkin gak menang, tapi syukurnya menang,” katanya. (eka/by/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 19:02

Misran, Pembakal Yang Jadi Pembicara Nasional

Berawal dari postingan video tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)…

Jumat, 17 September 2021 18:45

Sebentar Lagi Wisata Kampung Kuin Kacil Dibuka

Dulu Kuin Kacil cuma daerah terpencil di pinggiran kota. Sekarang…

Jumat, 17 September 2021 13:38

Shafa Nur Anisa, Putri Cilik Kalsel 2021 dari Tapin

Shafa Nur Anisa menorehkan prestasi membanggakan untuk Kabupaten Tapin. Ia…

Selasa, 14 September 2021 15:50

Syahridin, Kepala Desa Inspiratif dari Balangan

Keberadaan Pasar Budaya Racah Mampulang dan titian bambu atas sawah…

Selasa, 14 September 2021 15:44

Cerita Balai Bini Pengambangan: Diusulkan Cagar Budaya, Pernah Ditawar Turis Korea

Rumah almarhum pembakal Haji Sanusi di Kelurahan Pengambangan RT 11…

Kamis, 09 September 2021 13:56

Rumbih, Pengayuh Becak Populer yang Menjadi Youtuber

Sudah menjadi ciri khasnya, kemana-mana selalu bersama becak. Itu lah…

Kamis, 09 September 2021 12:27

Cerita Agen Koran di Era Digital: Malah Lebih Untung Menjual yang Bekas

Di era senja media cetak, ada agen koran di Banjarmasin…

Rabu, 08 September 2021 13:31

Sedotan Purun, Kerajinan Desa Banyu Hirang Yang Mendunia

Isu lingkungan mengurangi sampah plastik membuka peluang usaha sedotan organik…

Rabu, 08 September 2021 12:22

Menengok Fasilitas Isoter di Mulawarman: Cukup Bawa Perkakas Mandi

Seorang perawat berjalan melintasi lorong gedung. Berhenti di depan sebuah…

Senin, 06 September 2021 15:59

Dari Pelantikan Dewan Kesenian Banjarmasin: Main Mamanda, Ibnu Jadi Raja

Pelantikan Dewan Kesenian Banjarmasin periode 2021-2026 diramaikan dengan pementasan kesenian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers