MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 08 November 2016 14:15
Waduh..! Dana Bantuan untuk PSK Ternyata Tidak Diawasi
RUSAK DIKOYAK – Baliho penutupan Lokalisasi Pembatuan yang dipasang Satpol PP beberapa waktu lalu sudah koyak karena dirusak.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Banjarbaru sedang memvalidasi data PSK (Pekerja Seks Komersial) di eks Lokalisasi Pembatuan. Data itu syarat untuk pencairan uang bantuan dari Kementerian Sosial.

"Pendataan sejak Sabtu-Minggu tadi, yang terdata sudah 308 PSK," kata Kepala Dinsosnaker Banjarbaru, Hilman, kemarin (7/11). Artinya, masih ada seratus lebih PSK yang belum memvalidasi data diri. Dari data terakhir Dinsos, di Pembatuan masih ada 432 PSK.

Kemensos membantu sebesar Rp5.050.000. Uang itu diberikan agar PSK bisa berhenti dari bisnis lendir. Sebagai modal untuk mencari pekerjaan yang lebih layak.

Rinciannya, Rp20 ribu perhari untuk biaya hidup selama tiga bulan. Rp250 ribu untuk ongkos transportasi. Plus Rp3 juta untuk modal awal usaha. Usai validasi, data dikirimkan ke Kemensos. Usai diverifikasi, barulah dana ditransfer.

Masalahnya, tak ada pengawasan atau evaluasi untuk penggunaan dana tersebut. Jika benar dipakai untuk modal usaha, syukur. Tapi jika dihabiskan untuk berfoya-foya sekalipun, tak bakal ada sanksi.

"Saya cuma bisa berharap dana itu benar-benar dipakai untuk modal awal. Agar mereka bisa mandiri dan lepas dari kehidupan yang lama," tukas Hilman.

Alasannya, memang tak ada mekanisme pengawasan untuk dana tersebut. "Begini ya, itu kan murni dana hibah. Jadi tidak ada pengawasan," tandasnya.

Soal lain, Dinsos juga sedang mendata PSK yang hendak dipulangkan ke kampung halaman. Biaya pemulangan ini patungan. Dinsos Provinsi Kalsel membantu pemulangan PSK asal luar Kalimantan. Sementara untuk sekitar Kalsel, pemulangan ditanggung Dinsos Banjarbaru.

"Masih dalam pendataan. Siapa saja yang mau pulang dan siapa yang memilih bertahan di sini. Tiket kapal laut atau angkutan darat nanti ditanggung pemerintah," pungkas Hilman. (fud) 


BACA JUGA

Sabtu, 25 Januari 2020 12:07

Waspada Virus Corona, Angkasa Pura Pasang Thermal Scanner

BANJARBARU - Ramainya berita tentang ancaman Virus Corona atau Novel…

Sabtu, 25 Januari 2020 12:01

Respons Warga Banua setelah Naiknya Premi Asuransi BPJS Kesehatan: Andai Kami Orang Kaya Tak Masalah

Lembaran berkas tersusun rapi di dalam map dokumen berwarna biru…

Sabtu, 25 Januari 2020 11:44
Berita Hulu Sungai Utara

Diskominfo HSU Sambut Anak TKIT Ihsanul Amal Alabio Kunjungan ke Studio Kominfo

AMUNTAI - Wajah penuh dengan kegembiraan dan keceriaan terlihat jelas…

Sabtu, 25 Januari 2020 11:42

Bus Trans Beroperasi Februari

BANJARMASIN - Enam unit Bus Trans Banjarmasin (BTB) yang direncanakan…

Sabtu, 25 Januari 2020 08:01
Berita Tanah Bumbu

Lensa Kegiatan Pemkab Tanbu Sepekan ke Empat Januari 2020

PENDAPAT AKHIR: Bupati Tanbu H Sudian Noor menyampaikan sambutan pada…

Jumat, 24 Januari 2020 11:37

Warga Banjarmasin Semakin Miskin

BANJARMASIN - Selama empat tahun terakhir nampaknya menjadi masa-masa sulit…

Jumat, 24 Januari 2020 11:33

Tes CPNS Digelar Awal Februari

BANJARMASIN - Jadwal seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri…

Jumat, 24 Januari 2020 11:29

Pilgub Kalsel 2020: Calon Sudah Panas, Parpol Adem Ayem

BANJARMASIN - Selain bakal calon petahana Gubernur Kalsel Sahbirin Noor…

Jumat, 24 Januari 2020 11:20

Siaga Bencana Puting Beliung, BPBD Siapkan Tukang Bangunan

BANJARBARU - Setelah didera musibah banjir awal tahun lalu. Potensi…

Jumat, 24 Januari 2020 11:18

Pilwali Banjarbaru Diprediksi Aman dari Konflik

BANJARBARU - Kontestasi Pemilihan Walikota (Pilwali) di Kota Banjarbaru tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers