MANAGED BY:
SELASA
07 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Kamis, 15 Desember 2016 15:08
Opini
Aplikasi Teknologi Inseminasi Buatan (IB)

Oleh Dr. Ir. Muhammad Rizal, M.Si

Dr. Ir. Muhammad Rizal, M.Si

PROKAL.CO,

Kerbau rawa (Bubalus bubalis carabanensis) yang ada di Kalimantan Selatan jika dilihat tampilan luarnya (eksterior) pada dasarnya adalah merupakan kerbau lumpur seperti kerbau yang umum ada di beberapa daerah di Indonesia, yaitu: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Barat, Banten, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Pulau Moa (Maluku), dan lain-lain. 

Penamaan kerbau rawa untuk kerbau di Kalimantan Selatan mungkin merujuk pada habitat tempat hidupnya yang berupa rawa.  Secara umum, ada beberapa lokasi pengembangan kerbau rawa di Kalimantan Selatan, yakni: Danau Panggang (Kabupaten Hulu Sungai Utara), Sungai Buluh (Kabupaten Hulu Sungai Tengah), Daha Barat (Kabupaten Hulu Sungai Selatan), dan Desa Benua Raya (Kabupaten Tanah Laut). 

Peternakan kerbau rawa di Kalimantan Selatan merupakan suatu bentuk usaha yang telah dilakukan bertahun-tahun secara turun temurun dengan memanfaatkan areal-areal rawa sebagai lahan penggembalaan dan kalang sebagai “kandang” tempat istirahat dari sore hingga pagi setelah seharian merumput di rawa. 

Hal ini yang menyebabkan kerbau rawa Kalimantan Selatan juga dikenal dengan nama kerbau kalang.  Kerbau rawa merupakan ternak penghasil daging yang cukup potensial sebagai pelengkap daging sapi dalam upaya pemenuhan kebutuhan protein hewani untuk masyarakat.  Bahkan di beberapa daerah tertentu seperti Toraja (Sulawesi Selatan), ternak kerbau memiliki posisi dan nilai ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan dengan ternak sapi.  Produk daging dan susu kerbau juga memiliki nilai gizi yang tidak kalah dengan produk ternak sapi.  Berdasarkan hasil analisis dilaporkan bahwa kandungan protein daging kerbau relatif sama dengan daging sapi (18,7 vs 18,8%), tetapi kandungan lemak daging kerbau jauh lebih rendah dibandingkan dengan daging sapi (0,5 vs 14%).

Berdasarkan laporan tahunan Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan terdapat kecenderungan penurunan jumlah populasi kerbau di Kalimantan Selatan.  Penurunan jumlah populasi ini diduga disebabkan oleh tidak seimbangnya antara jumlah kerbau yang keluar (dipotong atau dijual keluar daerah Kalimantan Selatan) dengan jumlah kelahiran. 

Salah satu faktor yang diduga menjadi penyebab rendahnya tingkat kelahiran dan juga mungkin penurunan kualitas genetik kerbau di Kalimantan Selatan adalah tingginya kejadian perkawinan sedarah (inbreeding).  Inbreeding terjadi karena masih rendahnya penerapan tatalaksana peternakan yang baik dan benar, di mana peternakan kerbau di Kalimantan Selatan masih dikelola dengan pola pemeliharaan ekstensif.  Salah satu yang belum diterapkan pada sistem peternakan kerbau rawa di Kalimantan Selatan adalah pencatatan (recording), terutama pencatatan dalam bidang kegiatan reproduksi.  Inbreeding banyak terjadi karena tidak dilakukan penggantian pejantan di dalam suatu kelompok ternak secara teratur dalam periode waktu tertentu, sehingga seekor kerbau jantan berpeluang mengawini ibunya atau saudara betinanya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 30 Januari 2020 11:43

HPN 2020 di Kalsel, Jokowi Bakal Tanam Pohon di Forest City

Puncak acara Hari Pers Nasional (HPN) tahun ini, pada 6…

Kamis, 30 Januari 2020 11:15

Gotong Royong, Warga Tapin Pasang Lampu Hias di Jalur Menuju Haul

RANTAU - Inisiatif warga Jalan Cangkring Kelurahan Rantau Kanan Kecamatan…

Rabu, 29 Januari 2020 12:19

Reguler di Tahun ini, Taman Budaya akan Gelar Musik Panting di Kiram

BANJARMASIN - Unit Pelayanan Teknis Dinas Taman Budaya (UPTD Tambud)…

Rabu, 29 Januari 2020 11:59

Bupati Banjar Berencana Pamerkan Barang Peninggalan Nabi, Saifullah Ragukan Keaslian Artefak

MARTAPURA - Bupati Banjar, Khalilurrahman berencana memamerkan barang-barang peninggalan Nabi…

Rabu, 29 Januari 2020 09:27
Dafam Q Hotel

Ratusan Anak Peringati HGN di Dafam

BANJARBARU - Hari Gizi Nasional (HGN) ke-60 diperingati setiap 25…

Selasa, 28 Januari 2020 15:54

Siapkan Mahasiswa Magang Tiga Semester, ULM Dukung Program Menteri Nadiem Makarim

BANJARMASIN - Rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim memperpanjang…

Selasa, 28 Januari 2020 10:44

Ingin Punya Anak Tapi Tak Ada Biaya, Pakar Bayi Tabung ini Beri Solusi Paling Mudah

Hadirnya seorang anak di tengah keluarga menjadi anugerah tak ternilai.…

Selasa, 28 Januari 2020 09:57

Datangi SMK, Agar Pelajar Tak Terjerumus Narkoba

BANJARMASIN - Tim Dokkes Polda Kalsel menyambangi SMKN 4 Banjarmasin…

Selasa, 28 Januari 2020 09:56

Semakin Sukses dan Diberkahi

BANJARMASIN- Kemarin menjadi hari yang spesial bagi seluruh karyawan Radar…

Selasa, 28 Januari 2020 09:53

Tingkatkan Kemampuan, 35 Penyidik Polresta Banjarmasin Dilatih

BANJARMASIN - Demi meningkatkan kemampuan SDM Polresta Banjarmasin, digelar pelatihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers