MANAGED BY:
SELASA
03 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Sabtu, 24 Desember 2016 12:55
Diduduki Penjajah Jepang, Hampir Dibakar Perusuh

Sejarah Gereja Katolik Tertua di Banjarmasin (Bagian Dua)

PROKAL.CO,

Berdiri pada April 1936, Gereja Batu dua kali berhasil melewati fase sulit. Masa penjajahan Jepang dan tragedi Jumat Kelabu.

SYARAFUDDIN, Banjarmasin

GEREJA Batu sebenarnya cuma nama julukan. Nama resminya adalah Paroki Katedral Keluarga Kudus. "Saat itu semua rumah sekitar dari kayu, sementara gereja dibangun dari batu. Lalu jadi kebiasaan masyarakat menyebut Gereja Batu," kata Romo Theodorus Yuliono Prasetyo Adi, Kamis (22/12) siang.

Jelang Natal, pengurus sibuk membersihkan dan menghias gereja. Romo mengenakan pakaian kerjanya, celana jins dan kaos oblong yang lengannya digunting. Berumur 62 tahun, ia periang dan suka bercanda. Selain menjadi pastor disitu, Romo juga aktif sebagai Vikarus Jenderal Keuskupan Banjarmasin.

"Cikal bakal gereja berada di samping Balai Pemuda (sekarang Gedung KNPI)," imbuhnya. Tahun 1931 misionaris membeli bekas losmen kayu untuk menjadi tempat peribadatan. Misa digelar sederhana dalam emper-emperan. Inilah gereja Katolik pertama yang berdiri di Banjarmasin.

Empat tahun kemudian dimulai pembangunan Gereja Batu. Total ongkosnya mencapai 29 ribu gulden. Gereja lama diubah menjadi kos mahasiswa Katolik. Belakangan, rumah itu dijual dan sekarang menjadi Plasa Telkom. "Jangan dikira kaya, gereja juga bisa kesulitan duit," ujarnya tertawa.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 23 September 2015 09:58

Gudang SRG Kebanjiran Gabah

<p style="text-align: justify;"><strong>MARABAHAN</strong> &ndash; Memasuki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers