MANAGED BY:
SELASA
18 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 04 Januari 2017 09:50
Lahan Sawit di Tanah Bumbu Menyempit
Ilustrasi

PROKAL.CO, BATULICIN - Lahan perkebunan sawit di Kecamatan Angsana menyempit dampak dari maraknya pertambangan batubara. Kecamatan Angsana memang dikenal memiliki sumber daya alam (SDA) berupa batubara yang begitu banyak.

“Seiring makin maraknya pertambangan batubara, luasan lahan perkebunan karet dan kelapa sawit milik warga eks transmigran di beberapa desa di Kecamatan Angsana semakin menyempit,” kata Sastro, warga setempat.

Dikatakannya, akibat maraknya pertambangan batubara di kecamatan itu, membuat warga banyak memilih lahannya di eksploitasi batubara ketimbang menunggu masa perawatan sampai akhirnya komuditas perkebunan itu berproduksi.
“Sepertinya warga lebih memilih menawarkan perkebunan miliknya kepada pengusaha untuk ditambang batubaranya dengan ganti rugi lahan,” ujarnya.

Padahal, kata dia, tidak menutup kemungkinan, lahan-lahan yang ditambang tersebut berubah menjadi lahan gersang dan lambat laun akan ditinggalkan warganya karena area permukiman warga telah berubah menjadi kawasan gersang dan berlubang sisa aktivitas pertambangan batubara.
“Dari kenyataan yang kami lihat, pergerakan aktivitas pertambangan yang dilakukan dilahan bekas perkebunan warga itu tidak jauh dari area permukiman warga,” jelasnya.

Bahkan, imbuh dia, tidak jarang di beberapa desa di luar desanya pertambangan itu dilakukan tidak jauh dari area publik seperti sekolahan, tempat ibadah dan sarana publik lainnya.

Dengan fakta-fakta tersebut, warga berharap agar pemerintah daerah segera melakukan langkah taktis dengan memberikan pemahaman kepada warga agar tidak mudah menyerahkan lahannya untuk diganti rugi oleh pengusaha tambang.
Menurutnya,  pemerintah daerah harus segera turun tangan, karena jika tidak, luasan lahan perkebunan sawit dan karet warga ini akan kian menyempit.

“Dampak sosial dan lingkungan yang ditimbulkan oleh kegiatan pertambangan batubara dalam jangka panjang akan sangat merugikan warga desa,” ujarnya.

Ditambahkannya, warga harus diberi pemahaman secara utuh, bahwa sektor pertambangan jika tak dikelola secara baik akan berdampak buruk.

“Akan sangat bijak jika warga lebih memfokuskan diri pada pengelolaan kebun karet atau sawitnya karena mempunyai jangkauan jaminan kesejahteraan untuk jangka panjang dari pada dapat ganti rugi lahan dari pengusaha,” paparnya.

Dia mengatakan, peran pemerintah daerah harus menjadi garda terdepan dalam menyikapi makin banyaknya warga yang tergiur lahan perkebunan karet atau kelapa sawitnya diganti rugi oleh pengusaha karena di areal yang sama memiliki deposit batubara.

“Untuk mengimplemetasikan langkah penting ini dalam rangka menjaga ekosistem alam yang ada dikawasan perdesaan sekaligus memproyeksikan program penguatan ekonomi perdesaan, pemerintah daerah yang dalam ini, dinas terkait harus bahu membahu dengan aparat desa dan kecamatan,” tuturnya. (kry/ema)


BACA JUGA

Selasa, 18 Februari 2020 12:17
Pemprov Kalimantan Selatan

Kalsel Jadi Rujukan Peningkatan Kapasitas Aparatur

BANJARBARU- Peningkatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu sektor…

Selasa, 18 Februari 2020 12:16

Tangani Banjir, Rp45 Miliar Digelontorkan

BANJARMASIN – Sejak Januari hingga bulan Februari ini, banjir yang…

Selasa, 18 Februari 2020 12:05

Pilgub Kalsel: Tak Ada yang Sanggup Maju Perseorangan

BANJARMASIN – Pilgub Kalsel tahun ini diprediksi absen calon perseorangan.…

Selasa, 18 Februari 2020 11:07

Menang Pilkades, Rudi Dilaporkan Memakai Ijazah Palsu

Kepala Desa Kersik Putih Rudi Hartono, belum bisa bekerja dengan…

Selasa, 18 Februari 2020 10:41

2 Koridor Bus Transit Banjarmasin Diaktifkan, Gratis Sampai Perdanya Terbit

BANJARMASIN - Bus Trans Banjarmasin (BTB) resmi beroperasi mulai hari…

Selasa, 18 Februari 2020 10:38

Tolak Omnibus Law, 3000 Buruh Bakal Turun ke Jalan Datangi DPRD Kalsel

BANJARMASIN - Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law terus menuai polemik.…

Selasa, 18 Februari 2020 10:32

PKB Uji Kandidat; Ananda Ditawari Jadi Calon Wali Kota, Tapi Menolak

BANJARMASIN - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah melakukan fit and…

Selasa, 18 Februari 2020 10:28

Statusnya Digantung, PDAM Tinggal Berharap Pada Gubernur

BANJARMASIN - Perubahan status badan hukum PDAM Bandarmasih masih dinanti-nantikan…

Selasa, 18 Februari 2020 09:50
PARLEMENTARIA

Dewan Minta Pemko Tindak Ruko yang Tidak Taat Aturan

BANJARBARU - Banyaknya rumah toko di Kota Banjarbaru yang disinyalir…

Selasa, 18 Februari 2020 09:44
Pemko Banjarbaru

Sosialisasi dan Edukasi Program KPR Sejahtera FLPP dan Aplikasi Sikasep

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru,  Darmawan Jaya Setiawan didampingi, Perwakilan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers