MANAGED BY:
SELASA
31 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Sabtu, 14 Januari 2017 20:28
Maraknya Pedagang Handphone Emperan di Banjarmasin

Transaksinya Dilakukan Sambil Jongkok

EMPERAN – Pedagang handphone emperan di Jalan Rantauan Darat Banjarmasin ini mulai marak sejak pertengahan tahun 2016 lalu.

PROKAL.CO, Telepon genggam (handphone) saat ini bukan lagi barang mewah. Hampir semua kalangan sudah menggenggamnya. Dari anak kecil sampai orang tua. Semakin maraknya keluaran terbaru, membuat handphone lama kurang diminati. Terlebih, bagi kalangan masyarakat ekonomi bawah. Melihat peluang ini, pedagang handpone emperan tak ingin melepas peluang tersebut.

MUHAMMAD OSCAR FRABY, Banjarmasin

Handpone bekas dan ujur keluaran lama berjejar rapi di emperan Jalan Rantauan Darat, Banjarmasin sore itu. Sudah setengah tahun ini, trotoar yang berfungsi untuk pejalan kaki tersebut, tiap sore hingga malam hari berubah fungsi.

Sekitar belasan pedagang handphone bekas, memanfaatkan badan jalan tersebut untuk lapak dagangan mereka. Seliweran pengguna jalan disuguhkan emperan handpone berbagai merek di atas trotoar jalan. Yang menarik, jika pedagang handphone di toko-toko berlomba menyolek tokonya agar dikunjungi pembeli.

Pedagang emperan handpone bekas ini malah berbalik 180 derajat. Mereka tak menghiraukan estetika sebuah toko. Hanya dengan beralaskan karton dan plastik, handpone atau kerap disebut ponsel tersebut, di emper begitu saja. Untuk menarik minat orang lewat, disusun serapi mungkin dengan menonjolkan keluaran paling baru berada paling depan.

Dengan kondisi lapak demikian, pembeli atau calon pembeli yang mampir maupun transaksi harus jongkok untuk melihat handphone yang dijual pedagang. Selain itu, jika di toko-toko ponsel handphone dijual beserta perlengkapan lain seperti charger dan kotak. Di sini jangan tanya soal kelengkapan tersebut.

Maklum, handphone handphone yang dijual dibeli pedagang dengan keadaan tak lengkap pula. Namun, masih ada saja yang ada kotak, tapi kondisinya sudah lusuh. Soal harga, jangan bandingkan dengan di toko ponsel yang menjual handphone bekas. Bedanya mencapai Rp100 ribu sampai Rp200 ribu. Meski dijual murah, pembeli pun harus jeli.

Salah seorang pedagang yang mengaku bernama Rusli mengatakan, handphone yang dijual dalam kondisi normal. Setidaknya, bisa buat telepon dan mengirim dan menerima pesan singkat. “Daripada buka toko ponsel yang perlu modal lebih, mending emperen begini,” tukasnya.

Berbicara keuntungan, dia mengaku cukup untuk makan sehari-hari dan keperluan kecil untuk satu anak dan istrinya di rumah. “Tak juga besar, kadang malah tak laku, tapi Alhamdulillah cukup untuk anak istri,” ujarnya.

Keinginan memiliki toko ponsel seperti pedagang lain diidamkannya sejak lama. Namun, karena kondisi keuangan yang tak memiliki modal besar, mengharuskannya demikian. “Kalau disini saya jualan tiap sore hingga malam, kalau siang biasanya di Pasar Antasari Banjarmasin jualan handpone juga,” bebernya.

Melihat kondisi keadaan handphone yang tak dilengkapi perlengkapan lain seperti charger maupun kotak. Dia menegaskan handphone yang dijualnya bukan barang “panas” atau hasil dari kejahatan. “Saya disini juga membeli dari penjual yang datang. Bukan hasil pencurian,” kilahnya.

Hal yang sama diutarakan pedagang lain, Mahdi, bahwa dagangannya adalah handpone bekas yang rusak. Namun, diperbaiki sehingga normal kembali dan bisa dijadikan uang untuk keperluan sehari-hari. “Memang takut kalau dianggap penadah, Alhamdulillah hingga kini tak ada kejadian,” terangnya.

Jual beli handphone disini memang tak seperti di toko ponsel yang lazimnya disertakan kuitansi penjualan. Antara pembeli hanya saling percaya dan ketika deal dengan harga, hanya dilakukan akad jual beli antara kedua belah pihak. “Saling percaya saja. Lagian yang beli kebanyakan dari kalangan menengah ke bawah yang ingin memiliki handpone dan para kolektor handphone keluaran lama,” imbuhnya.

Bagi yang punya dana minim dan pengoleksi handphone jadul, tempat ini bisa menjadi referensi Anda. Namun, harus tetap waspada, siapa tahu barang yang dibeli merupakan hasil kejahatan. Lapak emperan sendiri buka dari sore hari hingga malam. “Kalau kondisi cuaca hujan, saya tak jualan,” tandas Mahdi. (yn/ram)

loading...

BACA JUGA

Senin, 30 Maret 2020 12:36

Berita Baik di Tengah Pandemi Corona: Barista Kopi Dibalik Gerakan Pasang Keran Gratis

Dalam perang melawan wabah, Anda tak perlu menunggu menjadi hartawan…

Jumat, 27 Maret 2020 11:51

Fenomena Takhayul Pesisir Kalsel di Tengah Corona

Optimisme beberapa pejabat pemerintah, yang percaya warga akan disiplin tanpa…

Kamis, 26 Maret 2020 13:02

Pakai Jas Hujan, Berharap Kiriman APD Bukan Hanya bagi Perawat Saja

Alat pelindung diri (APD) menjadi pakaian paling "tren" sekarang ini.…

Rabu, 25 Maret 2020 11:49

Cerita-cerita Calon Pengantin yang Gagal Gelar Resepsi; Katering Sudah Pesan Akhirnya Dibagikan ke Anak Yatim

Niat Arif Hendy Wijaya (25) warga Desa Barambai untuk bersanding…

Senin, 23 Maret 2020 12:51

Bincang Santai dengan "Indro Corona"; Sudah Ada Sebelum Masehi, Sembuh dengan Vitamin E

Muhammad Indro Cahyono akhir-akhir ini sibuk mondar-mandir kantor-kantor pemerintah untuk…

Minggu, 22 Maret 2020 05:48

Melihat Penerapan Social Distancing di Bandara Syamsudin Noor

Upaya pencegahan dan meminimalisir penyebaran virus corona atau Covid-19 dilakukan…

Kamis, 19 Maret 2020 11:54

Kondisi Jembatan Ulin Desa Gadung Hilir; Atasnya Masih Bagus, Bawahnya Lapuk Termakan Usia

Jembatan di Rukun Tetangga (RT) 1 di Desa Gadung Hilir…

Rabu, 18 Maret 2020 13:12

Tangkal Corona, SMKN 1 Banjarbaru Membuat Hand Sanitizer Sendiri

Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, orang-orang rela membeli…

Minggu, 15 Maret 2020 07:32

Diduga karena Dampak Peledakan Area Pertambangan, Rumah Warga Desa Pantai Cabe Retak-retak

Warga Desa Pantai Cabe Kecamatan Salam Babaris resah. Hampir semua…

Rabu, 11 Maret 2020 14:27

Susahnya Menjaga Kayu Hutan di Pulau Laut: Kayu Disita, Petugas Hutan Dikalungi Parang

Dewi Wulansari hampir kehilangan nyawanya saat mengamankan kayu diduga hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers