MANAGED BY:
SENIN
06 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 16 Januari 2017 13:52
Kisah Kakek Ahmad Radi si Penjual Almanak Dua Ribuan

Berjualan Bensin Rugi, Dagang Almanak Ditegur Satpol PP

PANTANG MENYERAH - Ahmad Radi (73) menunggu pembeli almanak yang dijualnya seharga Rp 2 ribu, Minggu (15/1).

PROKAL.CO, Kulit nan keriput di wajah, pertanda Ahmad Radi sudah memasuki usia senja. Namun, kakek berusia 73 tahun tersebut tetap berjuang mencari nafkah.

------------------------------------

Donny Muslim, Banjarmasin

------------------------------------

“Mencari Rejeki, bajual almanak 2017 dan lain-lain harga Rp 2.000. Tulung tukariakan, terima kasih”. Tulisan tersebut terpampang jelas di belakang sepeda tua milik Ahmad Radi. Pekerjaan ini ditekuninya dari tahun awal tahun 2016. “Awalnya berjualan dengan menjaja di pasar-pasar,” ujarnya. Sekarang, lebih sering mengkal di samping bekas Kantor Pemprov Kalsel di Banjarmasin.

Pria kelahiran tahun 1944 yang beralamat di Teluk Tiram ini berusaha melanjutkan kehidupan dengan membuat berbagai usaha. “Tapi seringkali gagal,” tuturnya. Dulu Radi adalah salah seorang pegawai di salah satu instansi. Tapi memilih untuk pensiun lebih awal. Namun ia enggan menceritakan hal itu.

Setelah itu, Radi memiliki ketertarikan dengan fotografi. Tapi profesi fotografer tak lama dijalani. “Maka sudah tetukar kamera waktu itu,” ujarnya lantas tertawa. Kamera tersebut akhirnya dijual kembali.

Radi tak menyerah begitu saja. Dilanjutkan dengan memilih berjualan bensin di daerah Teluk Tiram. Namun ternyata tak semulus yang diharapkan. Ia justru mengalami kerugian.

“Waktu itu banyak premannya,” ucapnya. Yang dimaksud preman, menurut Radi, adalah mereka yang sering berutang bensin kepadanya. Biasanya, ada saja masyarakat yang mengatakan tidak membawa uang ketika mengisi bensin. “Sekali pas dihadangi, kada bebulik lagi urangnya,” ceritanya.

Pernah juga ada seorang pria naik mobil mengisi bensin di tempatnya. “10 liter Kai,” ujar Radi menirukan ucapan si pria itu. Hal itu membuat Radi sontak gembira. Bergegas diisi tangki hingga 10 liter. Uang diterima, dan pria yang bermobil itu pergi. Lama kelamaan, ia baru sadar ternyata uang yang diterimanya ternyata palsu.

Akhirnya, Radi terpikir untuk menjual almanak. “Aku lihat modalnya murah, cuma Rp 750,” jelasnya.

Menjalani pekerjaan sebagai penjual almanak bagi Radi bukan tanpa rintangan. Ia sering ditegur Satpol PP karena berjualan di tempat yang dilarang. “Sering bepindah-pindah,” tuturnya.

Awalnya sering mangkal di samping Mesjid Raya Sabilal Muhtadin, namun ditegur. “Di situ buka khusus Minggu saja,” jelasnya.

Lalu, berpindah ke jalan Soetoyo S. Namun kembali bermasalah. Ia memutuskan untuk berpindah lagi, dan akhirnya berjualan di samping bekas Kantor Pemprov Kalsel.
Menurut Radi, menjalani kehidupan itu harus dilalui dengan sabar dan semangat walaupun banyak coba berat dihadapinya. “Terima kasih banyak sudah membantu aku lah,” tutupnya.(az/dye)

loading...
BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Senin, 06 April 2020 11:26

Kala Video Ayah dan Balita Viral di Tengah Pandemi; Berawal dari Iseng, Diputar TV Nasional

Dalam sepekan terakhir, warga Banua sedang diramaikan dengan salah satu…

Minggu, 05 April 2020 09:30

Cerita Dokter dan Perawat di Era Corona; Lebih Sibuk, Kini Mandi pun di Rumah Sakit

Dokter dan perawat berada di garis terdepan dalam melawan virus…

Minggu, 05 April 2020 09:13

Program Acil Asmah; Belanja Sayur Bisa Lewat WhatsApp

Banyak cara untuk meringankan beban warga di tengah pandemi. Salah…

Kamis, 02 April 2020 14:56

Sibuknya Peserta dan Alumni Pelatihan Menjahit Saat Pandemi

Akibat Covid-19, masker bedah dipasaran menjadi langka. Untuk menyiasati itu,…

Rabu, 01 April 2020 13:05

Kala Dokter Menginisiasi Produksi APD Secara Mandiri; Libatkan Guru, Anak SMK hingga Tukang Ojek

Minimnya ketersediaan alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis…

Senin, 30 Maret 2020 12:36

Berita Baik di Tengah Pandemi Corona: Barista Kopi Dibalik Gerakan Pasang Keran Gratis

Dalam perang melawan wabah, Anda tak perlu menunggu menjadi hartawan…

Jumat, 27 Maret 2020 11:51

Fenomena Takhayul Pesisir Kalsel di Tengah Corona

Optimisme beberapa pejabat pemerintah, yang percaya warga akan disiplin tanpa…

Kamis, 26 Maret 2020 13:02

Pakai Jas Hujan, Berharap Kiriman APD Bukan Hanya bagi Perawat Saja

Alat pelindung diri (APD) menjadi pakaian paling "tren" sekarang ini.…

Rabu, 25 Maret 2020 11:49

Cerita-cerita Calon Pengantin yang Gagal Gelar Resepsi; Katering Sudah Pesan Akhirnya Dibagikan ke Anak Yatim

Niat Arif Hendy Wijaya (25) warga Desa Barambai untuk bersanding…

Senin, 23 Maret 2020 12:51

Bincang Santai dengan "Indro Corona"; Sudah Ada Sebelum Masehi, Sembuh dengan Vitamin E

Muhammad Indro Cahyono akhir-akhir ini sibuk mondar-mandir kantor-kantor pemerintah untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers