MANAGED BY:
SELASA
31 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 16 Januari 2017 19:12
Kisah M Muhtar, Bekerja dengan Becak Sambil Mengasuh Anak

Pemelihara Taman Pembatas Jalan Transmigrasi

DEDIKASI – Muhammad Muhtar (48) bekerja memelihara taman pembatas Jalan Transmigrasi bersama anak bungsunya.

PROKAL.CO, Siang itu panas matahari mulai menyengat. Seorang lelaki paruh baya sedang memelihara taman yang tumbuh diatas pembatas Jalan Transmigrasi di Desa Barokah Kecamatan Simpang Empat.

KARYO, Batulicin

SEKITAR satu jam lagi, posisi matahari akan berada tepat di atas kepala. Namun, sejumlah pekerja lapangan masih tetap melakukan aktifitasnya. Salah satunya Muhammad Muhtar (48), warga Jalan Karang Jawa RT 05 Desa Barokah Kecamatan Simpang Empat.

Muhtar merupakan pekerja kontrak di Dinas Tata Bangunan dan Kebersihan. Sehari-harinya, Muhtar bekerja memelihara taman diatas pembatas Jalan Transmigrasi. “Mulai kerja pukul 08.00 sampai 12.00 Wita,” ujar Muhtar saat berbincang-bincang dengan penulis, Kamis (12/1).

Muhtar mengaku kerja sebagai pegawai kontrak di Dinas Tata Bangunan dan Kebersihan sejak tahun 2007. Namun, baru dua tahun ini khusus memelihara taman. “Kerjanya hanya seperti ini saja memelihara dan menjaga taman agar tumbuhannya tidak layu dan mati,” terangnya.

Muhtar bekerja tidak sendiri. Dia selalu membawa anak bungsunya bernama Muhammad Badali yang masih berumur dua tahun. Setiap Muhtar bekerja, Badali duduk di becak dekat ayahnya bekerja. Becak tersebut milik Muhtar yang dibeli beberapa tahun yang lalu.

Badali tidak pernah rewel atau menangis kalau melihat ayahnya sedang bekerja. “Anaknya tidak mau ditinggal di rumah karena sering menangis. Kalau ikut saya tidak menangis,” ujarnya.

Sebulan, Muhtar menerima gaji Rp1.850.000. Dengan penghasilan itu, Muhtar gunakan untuk mencukupi kebutuhan rumah. Muhtar tinggal di rumah kontrakan sejak tahun 1993 bersama lima anaknya.

Anak tertuanya berumur 23 tahun. Sedangkan istrinya bekerja berjualan pakaian. Muhtar mengaku beristri lagi setelah bercerai dari istri tuanya. Istri yang baru dinikahinya tiga bulan itu sangat jarang berada di rumah karena sibuk berjualan pakaian. “Istri lama saya asli Barabai. Setelah bercerai, mamanya anak-anak pulang kampung. Jadi saya yang merawat anak-anak di rumah bersama istri baru,” tutur Muhtar.

Walaupun hidup pas-pasan, Muhtar tetap bahagia. Dia menjalani hidup dengan apa adanya. Muhtar masih bersyukur, dua orang anaknya masih bisa bersekolah di salah satu sekolah dasar yang ada di Kecamatan Simpang Empat.

Sepulang dari kerja, Muhtar kembali melanjutkan pekerjaan rumah. Tak jarang, dia harus kembali mencari nafkah dengan menarik becak. Namun, sejak bekerja sebagai pegawai kontrak, Muhtar sudah jarang menarik becak. “Dulu saya memang menarik becak,” jelasnya.

Muhtar berharap, kedepannya bisa menjadi salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Tanbu. Dengan demikian, gaji yang diperolehnya setiap bulan bisa mencukupi kebutuhannya sehari-hari. “Mudah-mudahan bisa menjadi pegawai negeri,” harapnya. (al/ram)


BACA JUGA

Senin, 30 Maret 2020 12:36

Berita Baik di Tengah Pandemi Corona: Barista Kopi Dibalik Gerakan Pasang Keran Gratis

Dalam perang melawan wabah, Anda tak perlu menunggu menjadi hartawan…

Jumat, 27 Maret 2020 11:51

Fenomena Takhayul Pesisir Kalsel di Tengah Corona

Optimisme beberapa pejabat pemerintah, yang percaya warga akan disiplin tanpa…

Kamis, 26 Maret 2020 13:02

Pakai Jas Hujan, Berharap Kiriman APD Bukan Hanya bagi Perawat Saja

Alat pelindung diri (APD) menjadi pakaian paling "tren" sekarang ini.…

Rabu, 25 Maret 2020 11:49

Cerita-cerita Calon Pengantin yang Gagal Gelar Resepsi; Katering Sudah Pesan Akhirnya Dibagikan ke Anak Yatim

Niat Arif Hendy Wijaya (25) warga Desa Barambai untuk bersanding…

Senin, 23 Maret 2020 12:51

Bincang Santai dengan "Indro Corona"; Sudah Ada Sebelum Masehi, Sembuh dengan Vitamin E

Muhammad Indro Cahyono akhir-akhir ini sibuk mondar-mandir kantor-kantor pemerintah untuk…

Minggu, 22 Maret 2020 05:48

Melihat Penerapan Social Distancing di Bandara Syamsudin Noor

Upaya pencegahan dan meminimalisir penyebaran virus corona atau Covid-19 dilakukan…

Kamis, 19 Maret 2020 11:54

Kondisi Jembatan Ulin Desa Gadung Hilir; Atasnya Masih Bagus, Bawahnya Lapuk Termakan Usia

Jembatan di Rukun Tetangga (RT) 1 di Desa Gadung Hilir…

Rabu, 18 Maret 2020 13:12

Tangkal Corona, SMKN 1 Banjarbaru Membuat Hand Sanitizer Sendiri

Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, orang-orang rela membeli…

Minggu, 15 Maret 2020 07:32

Diduga karena Dampak Peledakan Area Pertambangan, Rumah Warga Desa Pantai Cabe Retak-retak

Warga Desa Pantai Cabe Kecamatan Salam Babaris resah. Hampir semua…

Rabu, 11 Maret 2020 14:27

Susahnya Menjaga Kayu Hutan di Pulau Laut: Kayu Disita, Petugas Hutan Dikalungi Parang

Dewi Wulansari hampir kehilangan nyawanya saat mengamankan kayu diduga hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers