MANAGED BY:
SENIN
06 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Selasa, 17 Januari 2017 16:16
Menyaksikan Permainan Lompat Tali Anak-Anak Pesisir

Gagal Melompat, Gantikan Pemegang Tali

LOMPAT TALI – Ramainya permainan lompat tali anak-anak di halaman Sekolah Dasar Negeri 1 Hilir Muara.

PROKAL.CO, Zaman boleh berubah, berbagai macam permainan boleh bertambah. Tapi bagi anak-anak pesisir Kotabaru, permainan lompat tali masih menjadi permainan yang menarik.

-----------------------------------------

WAHYU RAMADHAN, Kotabaru

-----------------------------------------

Canda tawa lima anak terdengar nyaring di halaman Sekolah Dasar Negeri 1 Hilir Muara. Sekolah ini terletak sekitar kurang lebih 5 km dari pusat Kotabaru. Sesekali dari mulut mungil mereka, terdengar nyanyian, dan hitungan dari satu sampai sepuluh.

Dua anak, memutar tali yang terbuat dari karet gelang. Di tengah-tengahnya, salah seorang anak dengan riang melompat-lompat menghindari putaran tali. Tanpa alas kaki, anak-anak yang keseluruhan masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) itu terlihat asyik memainkan permainan tradisional yaitu lompat tali.

Tak dapat dipungkiri, seiring perkembangan zaman, permainan tradisional lompat tali mulai dilupakan oleh anak-anak. Padahal, dari permainan tradisional tersebut banyak manfaat yang dapat diperoleh baik secara fisik dan mental.

Selain itu, peralatan yang digunakan dalam permainan lompat tali pun cukup sederhana. Yaitu, karet gelang yang dijalin atau dirangkai hingga panjangnya mencapai ukuran yang dibutuhkan, biasanya sekitar 3 sampai 4 meter.

Salah seorang anak, yaitu Fina, terlihat cekatan menghindari putaran-putaran tali. Gadis cilik kelas V SDN 1 Hilir Muara Kabupaten Kotabaru ini, terlihat antusias memainkan permainan tersebut.

"Biasa kami main setiap sore Om," ujarnya sambil menghela nafas dalam-dalam sebelum kembali melompat. Sementara teman-teman lainnya, ada yang menunggu giliran dan ada yang bertugas membentangkan dan memutar tali.

Dela, gadis kelas IV yang duduk di SD yang sama seperti Fina, menjelaskan bahwa aturan main permainan lompat tali cukup mudah. Yang melompati tali pertama kali, adalah ia yang menang urutan yang diundi melalui hompimpah atau pingsut.

---------- SPLIT TEXT ----------

"Melalui cara itu juga untuk menentukan dua orang pemegang sekaligus pemutar tali. Kami, akan mendapat giliran bermain jika ada pemain yang gagal melompat," jelasnya gadis cilik yang bermain masih mengenakan baju sekolah ini.

Tawa ceria kembali terdengar, ketika Fina yang sedari tadi cukup lama dan berkali-kali berhasil melompati tali, akhirnya melakukan kesalahan. Salah satu kakinya, tak sengaja terjerat tali. Ia pun dinyatakan gagal dan posisinya berubah menjadi pemegang tali. Meski begitu, capaian yang dihasilkan Fina cukup memuaskan. Gadis cilik berbaju kuning ini sampai ke level dimana ia harus melompati tali setinggi telinga para pemegang tali.

"Ketinggiannya berbeda-beda Om. Kalau semakin lancar, maka ketinggiannya juga semakin bertambah. Mulai dari setinggi mata kaki, lalu naik ke lutut, paha, hingga pinggang. Pada tahap-tahap ketinggian ini, aku atau kawan-kawan yang mendapat giliran main, harus melompat tanpa menyentuh tali karet. Jika ada pemain yang menyentuh tali karet ketika melompat, gilirannya bermain selesai dan ia harus menggantikan pemain yang memegang tali," ungkapnya.

Sementara itu, apabila posisi tali karet dinaikkan ke dada, dagu, telinga, ubun-ubun, hingga tangan yang diangkat ke atas dengan kaki berjinjit, merupakan tahapan selanjutnya

"Bila ke tahap ketinggian itu, pemain boleh menyentuh tali karet ketika melompat, asalkan pemain dapat melewati tali dan tidak terjerat. Pemain juga diperbolehkan menggunakan berbagai gerakan untuk mempermudah lompatan, asalkan tidak memakai alat bantu," tambahnya.

Selanjutnya, jika semua tahap ketinggian telah berhasil diselesaikan oleh para pemain, tali karet kembali diturunkan dan permainan dimulai dari awal.

"Begitu seterusnya. Permainan akan selesai bila ada pemain memutuskan untuk mengakhiri permainan," jelas Fina lagi, sambil kembali menarik nafas dalam-dalam. Maklum, ternyata permainan ini juga cukup menguras tenaga.

Meski begitu, segala bentuk kelelahan mereka terbayar dengan kepuasan ketika berhasil menaklukan rintangan. (yn/ram)

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 06 April 2020 11:26

Kala Video Ayah dan Balita Viral di Tengah Pandemi; Berawal dari Iseng, Diputar TV Nasional

Dalam sepekan terakhir, warga Banua sedang diramaikan dengan salah satu…

Minggu, 05 April 2020 09:30

Cerita Dokter dan Perawat di Era Corona; Lebih Sibuk, Kini Mandi pun di Rumah Sakit

Dokter dan perawat berada di garis terdepan dalam melawan virus…

Minggu, 05 April 2020 09:13

Program Acil Asmah; Belanja Sayur Bisa Lewat WhatsApp

Banyak cara untuk meringankan beban warga di tengah pandemi. Salah…

Kamis, 02 April 2020 14:56

Sibuknya Peserta dan Alumni Pelatihan Menjahit Saat Pandemi

Akibat Covid-19, masker bedah dipasaran menjadi langka. Untuk menyiasati itu,…

Rabu, 01 April 2020 13:05

Kala Dokter Menginisiasi Produksi APD Secara Mandiri; Libatkan Guru, Anak SMK hingga Tukang Ojek

Minimnya ketersediaan alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis…

Senin, 30 Maret 2020 12:36

Berita Baik di Tengah Pandemi Corona: Barista Kopi Dibalik Gerakan Pasang Keran Gratis

Dalam perang melawan wabah, Anda tak perlu menunggu menjadi hartawan…

Jumat, 27 Maret 2020 11:51

Fenomena Takhayul Pesisir Kalsel di Tengah Corona

Optimisme beberapa pejabat pemerintah, yang percaya warga akan disiplin tanpa…

Kamis, 26 Maret 2020 13:02

Pakai Jas Hujan, Berharap Kiriman APD Bukan Hanya bagi Perawat Saja

Alat pelindung diri (APD) menjadi pakaian paling "tren" sekarang ini.…

Rabu, 25 Maret 2020 11:49

Cerita-cerita Calon Pengantin yang Gagal Gelar Resepsi; Katering Sudah Pesan Akhirnya Dibagikan ke Anak Yatim

Niat Arif Hendy Wijaya (25) warga Desa Barambai untuk bersanding…

Senin, 23 Maret 2020 12:51

Bincang Santai dengan "Indro Corona"; Sudah Ada Sebelum Masehi, Sembuh dengan Vitamin E

Muhammad Indro Cahyono akhir-akhir ini sibuk mondar-mandir kantor-kantor pemerintah untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers