MANAGED BY:
SENIN
06 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 18 Januari 2017 10:23
Kesibukan Tim Barongsai Tri Dharma Banjarmasin Jelang Imlek
HIBUR PENGUNJUNG Tim barongsai Tri Dharma Banjarmasin juga aktifmengisi acara Imlek di Banjarmasin.

PROKAL.CO, Momen Tahun Baru Cina alias Imlek memang disambut secara meriah oleh warga keturunan Tionghoa di Indonesia. Tak terkecuali di Banjarmasin, nuansa Imlek bahkan sudah ramai terlihat sejak beberapa hari sebelum perayaan puncaknya.

Antusiasme dalam merayakan Imlek ini juga dirasakan oleh para pemain tim barongsai Tri Dharma Banjarmasin. Tim barongsai yang merupakan wakil Kalsel di berbagai ajang kejuaraan barongsai dalam dan luar negeri ini sekarang sedang banjir order untuk mengisi acara imlek.

“Jadwal untuk mengisi acara Imlek sudah mulai padat. Yang paling banyak menjelang akhir bulan ini, bahkan ada beberapa pengundang untuk mengisi acara Imlek di Kotabaru dan Palangkaraya,” ungkap manajer tim barongsai Tri Dharma Banjarmasin, Awang Sumargo.

Dikatakan Awang, melimpahnya order untuk mengisi acara Imlek ini seolah sudah menjadi kebiasaan. Menurutnya, kesibukan tim barongsai binaannya itu dalam mengisi acara Imlek bahkan bisa berlangsung selama kurang lebih dua bulan. “Setelah Imlek, pasti akan disambung lagi dengan perayaan Cap Go Meh. Nah, untuk Cap Go Meh juga sering dapat banyak undangan mengisi acara,” urainya.

Padahal, lanjut Awang, diantara jadwal undangan Imlek dan Cap Go Meh tersebut, juga ada sejumlah ajang kejuaraan Barongsai yang sangat sayang untuk dilewatkan. “Kadang-kadang jadi dilema, apakah mau isi acara atau berpartisipasi dalam kejuaraan barongsai. Kalau sudah begini, terpaksa harus pintar-pintar membagi waktu dan jadwal. Dengan kata lain, harus imbang antara kejuaraan dan kegiatan mengisi acara,” ujarnya.

Salah satu kejuaraan penting yang menurut Awang tak bisa ditinggalkan adalah Kejuaraan Barongsai Terbuka 2017 di Makassar pada awal Februari mendatang. Walaupun sifatnya kejuaraan terbuka (open), agenda tersebut sangat bergengsi.

“Pada kejuaraan terbuka tersebut dihadiri oleh tim-tim barongsai tangguh dari seluruh Indonesia. Biasanya, yang jadi juara di kejuaraan open tersebut, berpeluang untuk tampil pada ajang kejuaraan barongsai Internasional. Untuk kejuaraan yang satu ini, kami tak boleh absen,” tambah pria yang juga salah satu pengurus di Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kalsel tersebut.

Sementara itu, Riski Sumargo, pelatih tim barongsai Tri Dharma menuturkan tak menampik untuk ikutan kejuaraan kerap memerlukan anggaran yang cukup besar. Untuk itu, selain mengumpulkan dana dari pihak donator, honor dari mengisi acara Imlek juga sangat membantu.

“Oleh karena itu, kami juga tak bisa menolak kalau diundang untuk mengisi acara Imlek. Honor yang diperoleh, selain untuk insentif buat para pemain, juga untuk dana tambahan mengikuti kejuaraan,” sambung Riski sembari enggan menyebut besaran tarif tim barongsainya sekali tampil di acara Imlek.

Di sisi lain, Riski mengaku senang dengan perkembangan olahraga barongsai di Kalsel. Menurutnya, sudah selayaknya barongsai menjadi salah satu cabang olahraga resmi yang dipertandingkan di ajang kejuaraan multievent lokal maupun nasional.

“Sementara ini barongsai masih digolongkan cabang olahraga eksibisi. Mudah-mudahan, ke depan bisa masuk sebagai cabang olahraga resmi dan dapat dipertandingan di PON maupun di Porprov. Pada PON XIX 2016 Jabar, tim barongsai Tri Dharma Banjarmasin sukses mendapatkan medali perunggu untuk Kalsel,” sebutnya. (oza/jy/arh)


BACA JUGA

Senin, 06 April 2020 11:26

Kala Video Ayah dan Balita Viral di Tengah Pandemi; Berawal dari Iseng, Diputar TV Nasional

Dalam sepekan terakhir, warga Banua sedang diramaikan dengan salah satu…

Minggu, 05 April 2020 09:30

Cerita Dokter dan Perawat di Era Corona; Lebih Sibuk, Kini Mandi pun di Rumah Sakit

Dokter dan perawat berada di garis terdepan dalam melawan virus…

Minggu, 05 April 2020 09:13

Program Acil Asmah; Belanja Sayur Bisa Lewat WhatsApp

Banyak cara untuk meringankan beban warga di tengah pandemi. Salah…

Kamis, 02 April 2020 14:56

Sibuknya Peserta dan Alumni Pelatihan Menjahit Saat Pandemi

Akibat Covid-19, masker bedah dipasaran menjadi langka. Untuk menyiasati itu,…

Rabu, 01 April 2020 13:05

Kala Dokter Menginisiasi Produksi APD Secara Mandiri; Libatkan Guru, Anak SMK hingga Tukang Ojek

Minimnya ketersediaan alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis…

Senin, 30 Maret 2020 12:36

Berita Baik di Tengah Pandemi Corona: Barista Kopi Dibalik Gerakan Pasang Keran Gratis

Dalam perang melawan wabah, Anda tak perlu menunggu menjadi hartawan…

Jumat, 27 Maret 2020 11:51

Fenomena Takhayul Pesisir Kalsel di Tengah Corona

Optimisme beberapa pejabat pemerintah, yang percaya warga akan disiplin tanpa…

Kamis, 26 Maret 2020 13:02

Pakai Jas Hujan, Berharap Kiriman APD Bukan Hanya bagi Perawat Saja

Alat pelindung diri (APD) menjadi pakaian paling "tren" sekarang ini.…

Rabu, 25 Maret 2020 11:49

Cerita-cerita Calon Pengantin yang Gagal Gelar Resepsi; Katering Sudah Pesan Akhirnya Dibagikan ke Anak Yatim

Niat Arif Hendy Wijaya (25) warga Desa Barambai untuk bersanding…

Senin, 23 Maret 2020 12:51

Bincang Santai dengan "Indro Corona"; Sudah Ada Sebelum Masehi, Sembuh dengan Vitamin E

Muhammad Indro Cahyono akhir-akhir ini sibuk mondar-mandir kantor-kantor pemerintah untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers