MANAGED BY:
JUMAT
28 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 28 Januari 2017 19:54
Waduh..! Tunggakan BPJS RSUD Ulin Capai Rp40 Miliar

Suciati: November hingga Desember 2016 Belum Bayar

TENAGA BPJS – Kurangnya tenaga verifikasi BPJS kesehatan yang bertugas di RSUD Ulin diduga menjadi penyebab terlambatnya verifikasi terhadap klaim pasien.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr Hj Suciati, berkeluh kesah. Tunggakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan di tempatnya dari bulan November hingga Desember 2016 belum juga dibayar. Yang menjadi keluhannya, nilai tunggakan tak sedikit. Yakni mencapai Rp40 miliar.

Dengan belum dibayarnya klaim BPJS tersebut, cash flow RSUD Ulin pun akhirnya tinggi. Didasari dengan pelunasan biaya obat pasien pemegang kartu BPJS. Bahkan, jika ditotal dengan klaim bulan Januari ini, Suciati memprediksi nilainya mencapai Rp50 miliar. “Nilai ini sangat banyak. Dampaknya anggaran di rumah sakit pun akan terbebani,” ujar Suciati kepada awak media, Rabu (25/1) tadi.

Bahkan, dia mengkhawatirkan, dengan belum dibayarnya klaim dari BPJS, akan berdampak pula pada pelayanan para dokter dan tenaga kesehatan lain. Menurutnya, belum dibayarnya tunggakan jasa pelayanan dan obat bulan November dan Desember 2016 itu, karena BPJS kesehatan belum melakukan verifikasi terhadap klaim yang telah diajukan dan verifikasi baru mulai tanggal 5 Januari lalu.

“Kami terpaksa menggunakan dana talangan untuk membayar jasa pelayanan dokter dan obat. Namun, repot juga kalau jumlahnya mencapai puluhan miliar, belum lagi klaim untuk bulan Januari tahun ini,” tukasnya.

Dia menyebut, rata-rata biaya pelayanan kesehatan dan obat yang dibayarkan BPJS kesehatan di RSUD Ulin, setiap bulannya sekitar Rp20 miliar. Lambatnya verifikasi terhadap klaim ini menurutnya, akibat kurangnya tenaga verifikasi dari BPJS kesehatan. Tenaga verifikasi yang ada di RSUD Ulin jumlahnya hanya lima orang.

Pihaknya sendiri menyiapkan sebanyak 42 orang tenaga verifikasi terhadap pasien, mengingat banyak pasien yang rawat inap dan rawat jalan yang mendapatkan pelayanan melalui BPJS kesehatan tersebut. Apalagi, setelah diberlakukannya BPJS kesehatan sejak tahun 2014 lalu. Jumlah pasien yang datang berobat, baik rawat inap dan rawat jalan terus mengalami peningkatan cukup signifikan.

“Ketika belum ada BPJS kesehatan, rata-rata pasien rawat jalan jumlahnya berkisar antara 6.000 hingga 8.000 orang. Sedangkan saat ini, jumlahnya mencapai lebih dari 10 ribu orang atau setiap hari sekitar 400 orang pasien,” bebernya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala BPJS Kesehatan cabang Banjarmasin, dr Nyoman Wiwiek Yulia Dewi yang bertanggung jawab terhadap pasien di RSUD Ulin mengakui belum membayarkan klaim di rumah sakit tersebut. Menurutnya, keterlambatan pembayaran klaim ini didasari adanya perubahan regulasi PMK Nomor 59 tahun 2014 menjadi PMK Nomor 52 tahun 2016 yang kemudian dalam waktu tidak terlalu lama direvisi kembali menjadi PMK 64 tahun 2016.

“Hal tersebut mengakibatkan harus dilakukan penyesuaian pada aplikasi, sehingga menyebabkan proses verifikasi menyesuaikan regulasi yang berlaku,” terang Wiwiek, Jumat (27/1) kemarin.

Pihaknya menjanjikan untuk klaim bulan November telah selesai verifikasi dan sedang dalam proses persiapan pembayaran dengan jumlah klaim yang diverifikasi. “Rata-rata tiap bulan, klaim di RSUD Ulin mencapai Rp20 miliar, artinya benar saja jika ditotal 2 bulan klaim mencapai Rp40 miliar,” ujarnya. (mof/yn/ram)


BACA JUGA

Jumat, 28 Februari 2020 16:14

Kepala Bappelitbang dan Ketua DPRD HSU Hadiri Musrenbang Gabungan di Paminggir

AMUNTAI  - Agenda Musyawarah Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) gabungan…

Jumat, 28 Februari 2020 12:04

Menata Pasar, Keseriusan Pemkab HST Dipertanyakan

BARABAI - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Hulu Sungai…

Jumat, 28 Februari 2020 11:58

Sandiaga Bakal Kembali Hadiri Haul Guru Sekumpul

Haul ke-15 Guru Sekumpul kembali dihadiri berbagai tokoh penting. Salah satu…

Jumat, 28 Februari 2020 11:50

Ingin Dampingi Sahbirin, Muhidin Belum Mau Menanggapi Isu Bakal Digeser Hasnur

BANJARMASIN – Teka-teki siapa pendamping Sahbirin Noor pada Pilgub kali…

Jumat, 28 Februari 2020 11:47

Nadjmi-Jaya Dapat PKS

BANJARMASIN - Konstelasi politik Pilwali Banjarbaru semakin menarik. Setelah PDI…

Jumat, 28 Februari 2020 11:45

3 Jembatan Sungai Lulut Diresmikan, PKL Nakal akan Ditertibkan

BANJARMASIN - Kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Sungai Lulut…

Jumat, 28 Februari 2020 10:45

Sudah Difinalisasi, Tata Tertib Dewan Masih Diperdebatkan

BANJARMASIN - Sekalipun sudah difinalisasi, penetapan tata tertib (Tatib) DPRD…

Jumat, 28 Februari 2020 10:28

102 Guru Keluhkan Tunjangan Kinerja yang Berubah

BANJARMASIN – Keluhan muncul dari 102 guru yang mengajar di…

Jumat, 28 Februari 2020 09:48

Haul Sekumpul, 29 Februari, Angkutan Besar Dihentikan

RANTAU - Puluhan mobil angkutan besar yang melintas di depan Terminal Bypass…

Jumat, 28 Februari 2020 09:46

Rutan Rantau Siapkan Ruang Tunggu

RANTAU - Satu bulan sudah menjabat sebagai Kepala Rutan Kelas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers