MANAGED BY:
MINGGU
27 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 09 Februari 2017 15:59
Sebulan Menikah, Suami Alami Gangguan Jiwa, Istri Langsung Minta Cerai
TRAGIS: SR, 27, mengaku di ceraikan setelah mengetahui dirinya mengalami gangguan jiwa,padahal pernikahan mereka baru berjalan satu bulan.

PROKAL.CO,

Sementara itu, di ruang transit khusus pria ada SR, 27, yang mengaku mengalami penolakan. Nasib pria asli Anjir, Barito Kuala ini tak kalah miris. Yang menolak keberadaanya ialah istrinya sendiri, padahal mereka baru menjalani bahtera rumah tangga selama satu bulan namun istrinya menggugatnya cerai setelah tahu dirinya mengalami gangguan jiwa. "Mungkin dia malu punya suami gila," kesalnya.

Ia mengaku bersama istrinya selama satu hari. Sebab, sehari pasca pernikahan dirinya dibawa ke RSJ Sambang Lihum lantaran kumat. "Saya sebulan dirawat di sini, istri langsung minta cerai," katanya.

Saat ini SR masih menunggu keluarganya menjemput. Sebelum dibawa ke rumah sakit dia tinggal bersama ibunya, sementara ayahnya sudah meninggal dunia. Kesehariannya, SR bekerja sebagai petani jika terlambat meminum obat penyakit gangguan jiwanya akan kumat. "Biasanya kalau kumat saya merasa ada bisikan, saya disuruh ngamuk dan memukul orang," katanya.

Seingatnya, dia sudah lima kali dirawat di RSJ Sambang Lihum. Itu dikarenakan dirinya lupa meminum obat dari rumah sakit. "Kalau saya tidak rutin minum obat, bisikan itu langsung muncul," pungkasnya.
Sementara itu, salah satu pasien jiwa yang saat ini masih berada di ruang transit ialah  IR. Wanita berusia 38 tahun ini mengaku sudah sehat, namun belum juga dijemput oleh keluarganya. Sementara pihak RSJ Sambang Lihum mengalami kesulitan untuk mengantarnya, karena tempat tinggal kakak IR pindah. "Keluarga saya hanya kakak, sementara orangtua sudah meninggal," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Wanita memiliki rambut sebahu ini mengaku sudah dirawat selama tiga bulan, saat itu dirinya dibawa ke RSJ Sambang Lihum oleh Dinsos Kotabaru karena diminta oleh kakaknya. "Saya sebenarnya ingin pulang walaupun tidak diterima oleh kakak, tidak enak berlama-lama di rumah sakit," keluhnya.

Ia mengungkapkan, sebelum dibawa ke RSJ Sambang Lihum dirinya tinggal bersama keluarga kakak pertamanya. Di keluarga itu IR merasa keberadaannya tak diinginkan. Jika kakak perempuannya itu uring-uringan karena menghadapi masalah, pasti dirinya yang menjadi pelampiasan. "Kakak saya punya anak banyak, suaminya meninggal. Jadi beban hidupnya berat. Kalau uring-uringan saya yang dipukul," ungkapnya.

Meski begitu, IR masih menginginkan bisa tinggal dengan kakaknya. Akan tetapi sampai saat ini kakaknya tersebut tak tahu berada di mana. "Sebenarnya kakak saya ada lima, tapi saya hanya ikut dengan kakak saya yang pertama itu," ujarnya.

IR sendiri sudah lama mengalami gangguan jiwa, dia juga sudah beberapa kali dirawat di RSJ Sambang Lihum. Namun, karena tak ada dukungan dari lingkungan sekitar dan keluarganya membuat penyakitnya selalu kumat. "Sudah delapan tahun ini, saya bolak balik ke rumah sakit jiwa," pungkasnya. (ris) (ris/by/ran)


BACA JUGA

Selasa, 08 September 2020 12:02

Rp1,5 Miliar untuk 276 Orang, Akhirnya Insentif Nakes Cair

BANJARBARU - Setelah tertunda beberapa waktu karena beberapa alasan. Insentif…

Selasa, 08 September 2020 11:58

Ibnu Sina Ditegur Mendagri, Gara-Gara Bikin Kerumunan di KPU

BANJARMASIN - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menegur puluhan kepala…

Selasa, 08 September 2020 11:48

Sering Kunker ke Luar Daerah Dibanding Ngantor, Gedung DPRD Didemo

BANJARMASIN - Lebih sering kunjungan kerja ke luar daerah ketimbang…

Selasa, 08 September 2020 11:45

Kapolres: Klaster Pilkada Bisa Muncul

BANJARMASIN - Pendaftaran bakal calon Pilwali 2020 menjadi perhatian Kapolresta…

Selasa, 08 September 2020 10:22

Perang Slogan di Serambi Makkah: Manis, Manuntung, dan Bersinar

MARTAPURA – Perang slogan selalu mewarnai kontestasi Pilkada, termasuk di…

Selasa, 08 September 2020 10:16

Khairul Sendiri, Habib Misterius

BANJARMASIN - Di hari kedua tes kesehatan, Senin (7/9) kemarin,…

Selasa, 08 September 2020 10:11

Calon Kepala Daerah Bisa Gugur Jika Ada Organ yang Tak Normal, Kalau Covid-19 Tak Masalah

BANJARMASIN - Pendaftaran bakal pasangan calon (Paslon) kepala daerah sudah…

Selasa, 08 September 2020 10:06

Saban-Abdillah Mulai Bentuk Relawan di Kecamatan dan Desa

BARABAI- Usai mendaftar ke KPU HST, Minggu (6/9), pasangan Saban-Abdillah…

Selasa, 08 September 2020 10:00

Amunisi Tambahan, Barito Rekrut Pemain Muda Papua

YOGYAKARTA - Barito Putera melirik potensi striker muda asal Papua…

Selasa, 08 September 2020 07:51
Pemko Banjarbaru

Rombongan Pejabat Setdako Kunjungi Istri Almarhum Nadjmi

BANJARBARU - Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru H Said Abdullah, didampingi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers