MANAGED BY:
KAMIS
09 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Jumat, 10 Februari 2017 13:21
Opini
Kunci Menjadi Guru

Oleh: Hj.Lisa Aida,S.Pd

Ilustrasi guru (pinterest)

PROKAL.CO,

Banyak yang mengira bahwa semua orang bisa menjadi guru. Anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Dalam pengalaman saya dan melihat pengalaman dari orang-orang lain, banyak juga yang akhirnya gagal menjadi guru. Kalaupun tetap berprofesi sebagai guru tapi hatinya tidak menjiwai atau memimpikan profesi lain yang lebih santai dan tidak harus mengajar.

Setiap tahun, jumlah para pendaftar di fakultas keguruan atau tarbiyah sangat banyak. Cita-cita guru adalah cita-cita yang dianggap bisa diraih tanpa keahlian tertentu. Apalagi guru kelas yang merangkap, dianggap mudah karena hanya mengajar anak-anak kecil.

Memang, profesi sebagai guru bisa dianggap gampang jika hanya dilakukan sehari dua hari. Ada banyak program yang membuat orang menjadi guru sehari dan diaggap sukses. Padahal, banyak dimensi yang membuat seorang guru menjadi guru sejati. Waktu yang panjang dan dilakukan tanpa bosan-bosan adalah ujiannya. Bagaimana guru mengajar dan menjiwai profesinya sebagai profesi seumur hidup tentu memiliki kesulitan sendiri.
Lalu bagaimana kunci menjadi seorang guru sejati?

Sederhana. Pertama, Guru terlebih dahulu harus menguasai bahan yang hendak diajarkan. Kalau bagian ini terpenuhi, bagian lain akan menjadi lebih mudah. Masalah terbesar para pengajar seringkali mereka tidak menguasai materi. Paham, tapi hanya sebagian. Itulah sebabnya penjelasan dari para ahli biasanya mudah dicerna karena para ahli paham dan membuat orang lain paham dengan mudah.

Dewasa ini, banyak guru yang tak paham dengan materi yang ia ajarkan. Ia sekedar menjadi tukang hafal. Selebihnya, ia melafalkan materi di depan kelas, dengan hafalan, atau membaca buku teks. Ia berharap murid-muridnya ikut jadi penghafal seperti dirinya. Hal ini membuat guru juga akan frustrasi karena dia harus menghafal sebelum muridnya hafal.

Kunci kedua adalah adanya keinginan untuk berbagi. Ingat, sekali lagi, mengajar itu berbagi. Kita membagikan apa yang kita tahu. Karena ingin berbagi, ada tujuan yang hendak kita capai, yaitu sampainya pengetahuan ke orang lain. Pengajaran jadi berbeda nuansanya bila yang mengajarkan berniat memamerkan pengetahuannya, atau ingin merendahkan orang lain. Untuk menjadi guru yang baik, perasaan seperti itu harus dihilangkan. Siswa adalah murid, bukan saingan guru.

Hal berikutnya yang penting dalam pengajaran adalah, berempati pada murid-murid. Guru harus mengerti bahwa daya nalar siswa masih dalam tahap perkembangan. Dia tidak serta langsung cerdas. Ada ungkapan setengah bercanda yang mengatakan bahwa orang yang sangat cerdas sulit menjadi guru yang baik. Yang bisa jadi guru yang baik adalah orang yang tidak terlalu cerdas. Ia dulu mengalami banyak kesulitan dalam belajar, sehingga tahu bagaimana kesulitan murid-muridnya sekarang. Orang-orang cerdas tidak akan pernah memahami kesulitan itu.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 30 Januari 2020 11:43

HPN 2020 di Kalsel, Jokowi Bakal Tanam Pohon di Forest City

Puncak acara Hari Pers Nasional (HPN) tahun ini, pada 6…

Kamis, 30 Januari 2020 11:15

Gotong Royong, Warga Tapin Pasang Lampu Hias di Jalur Menuju Haul

RANTAU - Inisiatif warga Jalan Cangkring Kelurahan Rantau Kanan Kecamatan…

Rabu, 29 Januari 2020 12:19

Reguler di Tahun ini, Taman Budaya akan Gelar Musik Panting di Kiram

BANJARMASIN - Unit Pelayanan Teknis Dinas Taman Budaya (UPTD Tambud)…

Rabu, 29 Januari 2020 11:59

Bupati Banjar Berencana Pamerkan Barang Peninggalan Nabi, Saifullah Ragukan Keaslian Artefak

MARTAPURA - Bupati Banjar, Khalilurrahman berencana memamerkan barang-barang peninggalan Nabi…

Rabu, 29 Januari 2020 09:27
Dafam Q Hotel

Ratusan Anak Peringati HGN di Dafam

BANJARBARU - Hari Gizi Nasional (HGN) ke-60 diperingati setiap 25…

Selasa, 28 Januari 2020 15:54

Siapkan Mahasiswa Magang Tiga Semester, ULM Dukung Program Menteri Nadiem Makarim

BANJARMASIN - Rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim memperpanjang…

Selasa, 28 Januari 2020 10:44

Ingin Punya Anak Tapi Tak Ada Biaya, Pakar Bayi Tabung ini Beri Solusi Paling Mudah

Hadirnya seorang anak di tengah keluarga menjadi anugerah tak ternilai.…

Selasa, 28 Januari 2020 09:57

Datangi SMK, Agar Pelajar Tak Terjerumus Narkoba

BANJARMASIN - Tim Dokkes Polda Kalsel menyambangi SMKN 4 Banjarmasin…

Selasa, 28 Januari 2020 09:56

Semakin Sukses dan Diberkahi

BANJARMASIN- Kemarin menjadi hari yang spesial bagi seluruh karyawan Radar…

Selasa, 28 Januari 2020 09:53

Tingkatkan Kemampuan, 35 Penyidik Polresta Banjarmasin Dilatih

BANJARMASIN - Demi meningkatkan kemampuan SDM Polresta Banjarmasin, digelar pelatihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers