MANAGED BY:
MINGGU
15 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Jumat, 26 Mei 2017 17:46
HEBAT, Jelang Ramadan Harga Sembako Kotabaru Stabil
STABIL: Pedagang bawang di pasar harian Kotabaru menjual dagangannya dengan harga yang tidak berubah dari hari biasanya.

PROKAL.CO, KOTABARU - Jelang Ramadan harga barang di pasar harian cenderung masih stabil. Kadisperindag Dr Ir Mahyudiansyah memprediksi tidak terjadi lonjakan tajam harga makanan saat Ramadan nanti.

"Kita sedang kelimpahan pasokan beras. Di Kotabaru dan Tanah Bumbu sedang musim panen. Sehingga dengan melimpahnya bahan pokok maka harga lain juga cenderung stabil," ujarnya.

Kalaupun naik, itu katanya hanya bahan makanan dari luar pulau, seperti sayur dari Jawa dan Lombok serta bawang dari Sulawesi. "Hanya saja daya beli masyarakat kita juga sedang melemah. Ini akan sangat mempengaruhi harga pasar, dengan lemahnya daya beli harga juga tidak bisa naik signifikan," tekannya.

Menurut analisanya, tahun ini akan terjadi penurunan jumlah konsumsi barang di pasar dibanding tahun sebelumnya. Itu disebabkan belum membaiknya sektor pertambangan dan perkebunan.

"Biasa kan di pasar kota kalau Ramadan ramai orang dari pelosok belanja. Sekarang saya tanya kapal yang dulu hampir tiap hari bawa pasokan bahan makanan dan lainnya ke pelosok sekarang sebulan paling dua kali," akunya.

Kondisi tersebut menurutnya, akan memaksa para pedagang juga tidak berani memainkan keuntungan harga berlebih. "Lain hal kalau tambang masih ramai, banyak karyawan dengan gaji besar yang belanja. Ini beda sekarang," tekannya.

Dari pantauan Radar Banjarmasin, Kamis (25/5) kemarin di lapangan, memang tidak terjadi kepadatan di pasar harian. Jumlah pembeli sama saja dengan hari-hari biasa. "Benar, sepi saja ini. Biasanya kalau mau puasa banyak orang, ini sepi," aku Jumiati pedagang daging ayam.

Sementara itu pedagang busana muslim dan minyak harum juga mengaku senada. Tidak terjadi lonjakan pembeli seperti tiga atau empat tahun lalu. Namun mereka tetap optimis saat Ramadan nanti tetap akan terjadi peningkatan pembeli.

Fathul Jannah ibu rumah tangga di Desa Semayap pusat kota kepada Radar Banjarmasin mengatakan, ekonomi tahun ini memang tidak sebaik beberapa tahun sebelumnya. "Kayaknya harus berhemat. Lebaran masih lama," ujarnya tertawa. (zal/by/ram/ema)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*