MANAGED BY:
SENIN
25 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 29 Juni 2017 17:11
Tetap Siaga, Satpol PP Tak Libur Lebaran
KETERANGAN: Kasatpol PP Kota Banjarbaru Marhain saat memberikan keterangan kapada media.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Terganggu dengan lapak kaki lima yang memakan trotoar jalan? Merasa risih dengan anak punk yang tiduran di taman kota? Atau mendapati pesta miras di rumah tetangga? Warga tak perlu khawatir karena Satpol PP tidak libur selama cuti bersama lebaran.

"Selagi yang lain libur, kami tidak. Sebab di sini adalah pusat layanan aduan masyarakat," kata Kepala Satpol PP Banjarbaru, Marhain Rahman.

Posko pengaduan itu dibuka di Mako Satpol PP di Jalan Pangeran Antasari dekat Lapangan Murjani, eks kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar.

Marhain memastikan ada dua regu yang jaga piket bergantian selama cuti bersama lebaran. Regu ini menerapkan shift pagi dan sore. "Satu regunya berisi 16 personil. Jadi tetap ada unit reaksi cepat untuk menanggapi aduan masyarakat," imbuhnya.

Jumlah 16 personil per regu ini menurutnya sudah cukup untuk menggelar penertiban. Jika dirasa aduan yang diterima terbilang serius, anggota lain bisa dipanggil sewaktu-waktu untuk menambah kekuatan.

Pola shift diterapkan agar polisi pamong praja tetap bisa menikmati waktu bersama keluarga selama lebaran. "Meski tak ada cuti bersama bagi Satpol PP, bukan berarti tak ada kelonggaran bagi mereka untuk menikmati lebaran," tukasnya.

Ia meminta warga tak sungkan melapor. Jika merasa repot mendatangi mako, bisa saja mengirimkan pesan ke akun Facebook Satpol PP. Tentu saja isi aduan harus jelas, keluhannya apa, kapan dan dimana lokasinya. Pengirim pesan juga diminta menyertakan identitas diri.

Salah satu keluhan warga yang marak diterima Satpol PP selama Ramadan hingga Idul Fitri adalah serbuan gepeng (gelandangan dan pengemis) dari luar daerah.
"Selama Ramadan saja kami sudah enam kali merazia gepeng dengan jumlah tangkapan yang beragam. Kebanyakan gepeng ini di-drop dari Banjarmasin dan Martapura, bukan asli orang sini," pungkas Marhain. (fud/ema)


BACA JUGA

Jumat, 22 Mei 2020 11:32

Kasus Covid-19 Bisa Naik Usai Lebaran, Kemenag Kalsel Imbau Tidak gelar Takbiran

BANJARMASIN - Pawai takbiran malam Lebaran dipastikan akan sepi. Tradisi…

Jumat, 22 Mei 2020 11:26

Profesi Penggali Kubur Semakin Dicari

BANJARBARU - Penggali kubur adalah profesi yang paling dicari akhir-akhir…

Jumat, 22 Mei 2020 11:16

Terindikasi Covid-19, Penumpang Dikarantina

BANJARBARU - Beberapa hari menjelang Lebaran, kondisi Bandara Syamsudin Noor,…

Jumat, 22 Mei 2020 10:56

PSBB Banjarmasin Masuki Jilid 3, Pakar Epidemiologi: Lanjutkan, tapi Harus Lebih Tegas

BANJARMASIN - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II di…

Jumat, 22 Mei 2020 10:44

Kalsel Kewalahan Memusnahkan Arsip

BANJARMASIN - Sudah sebulan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel memulai…

Jumat, 22 Mei 2020 10:34

Kapolda Sowan ke Guru Danau

AMUNTAI - Sudah hampir menjadi agenda rutin bagi pejabat instansi…

Jumat, 22 Mei 2020 10:21

MUI Banjarbaru Bolehkan Salat Id, Dengan Syarat

BANJARBARU - Meski sudah sangat mendekati hari H lebaran Idulfitri.…

Jumat, 22 Mei 2020 09:52
Pemko Banjarbaru

Wali Kota Terima Bantuan dari Notaris

BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Senin (18/5)…

Jumat, 22 Mei 2020 09:45
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Imbau Masyarakat Salat Idulfitri di Rumah

BATULICIN - Pemkab Tanbu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan…

Jumat, 22 Mei 2020 09:42
Pemkab Tanah Bumbu

Tetap Peduli Atasi Percepatan Penanganan Stunting

BATULICIN - Meskipun ditengah wabah corona, Pemkab Tanbu tetap peduli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers