Waspada Cuaca Ekstrem di Kaltara

- Jumat, 12 Februari 2021 | 11:55 WIB
ilustrasi
ilustrasi

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tanjung Harapan, Tanjung Selor, meminta masyarakat Kaltara waspada terhadap cuaca ekstrem yang melanda Bulungan. Cuaca ekstrem yang saat ini melanda Bulungan, bahkan daerah lain dinamakan la nina.

Berdasar data BMKG, prakiraan dampak la nina terjadi mulai akhir 2020 hingga 2021 ini. Sebagian besar wilayah Indonesia saat ini sudah memasuki musim hujan sejak Oktober hingga November 2020. Wilayah tersebut meliputi sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi Selatan bagian selatan, dan Sulawesi Tenggara bagian selatan.

Kemudian, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah bagian barat, Gorontalo, sebagian besar wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara, Pulau Buru bagian utara, Papua Barat bagian utara dan Papua bagian tengah. Adapun puncak musim hujan diperkirakan terjadi Januari dan Februari 2021.

Kepala BMKG Tanjung Harapan, Tanjung Selor Muhammad Sulam Khilmi mengatakan, Bulungan berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi. Bencana yang dimaksud, yakni yang dampaknya dipicu oleh kondisi cuaca dan iklim dengan berbagai parameternya.

Beberapa parameter di antaranya peningkatan curah hujan, penurunan curah hujan, suhu ekstrrm, cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang disertai angin kencang serta kilat atau petir. “Termasuk tanah longsor, banjir, dan dampak lain dari cuaca ini. Bisa juga pohon tumbang perlu diwaspadai,” ungkapnya, Kamis (11/2).

Tanah longsor juga bisa terjadi di daerah yang berpotensi adanya kemiringan tanah dan berpotensi tergerus. Begitu juga dengan banjir. Seperti diketahui, lima desa di Tanjung Palas Timur juga terendam banjir walau banjir itu adalah hal yang sudah berulang kali terjadi. “Ini berlaku di seluruh kecamatan di Bulungan. Waspada cuaca ekstrem,” terangnya.

Secara umum cuaca untuk tiga hari hingga seminggu ke depan di Kaltara berpotensi hujan lebat dan cuaca ekstrem, khususnya di daerah Tanjung Palas Timur. Ini masih berlaku hingga 18 Februari. “Bisa dibilang intensitas hujan cukup tinggi,” sebut dia. (fai/kpg/kri/k16)

Editor: izak-Indra Zakaria

Rekomendasi

Terkini

Ini Dia Delapan Aksi Konvergensi Tekan Stunting

Kamis, 25 April 2024 | 12:30 WIB

Dewan Negara Malaysia Kagum Perkembangan Krayan

Kamis, 25 April 2024 | 09:30 WIB

Gubernur Kaltara Sebut Arus Mudik-Balik Terkendali

Selasa, 23 April 2024 | 11:15 WIB

PLBN Sei Menggaris Segera Operasional

Sabtu, 20 April 2024 | 15:30 WIB

Pemkab Bulungan Beri Keringanan BPHTB

Sabtu, 20 April 2024 | 11:50 WIB

Di Bulungan, 400 Ha Lahan Ludes Terbakar

Sabtu, 20 April 2024 | 10:28 WIB

KMP Manta Rute KTT-Tarakan Kembali Beroperasi

Sabtu, 20 April 2024 | 10:01 WIB
X